Tahukah Anda, Kecerdasan Anak Diturunkan dari Ibu?

599
Ilustrasi Anak dan Ibunya

Jakarta, Muslim Obsession – Banyak yang bilang kecerdasan anak diturunkan dari ibu. Mengingat sejak janin di kandungan, ibu lah yang merawat buah hati dengan mengonsumsi makanan bernutrisi dan menghindari makanan tak sehat. Namun, bagaimana menurut pandangan medis, ya?

Pengaruh Genetik Terhadap Kecerdasan Anak

Dilansir Klik Dokter, Senin (23/12/2019) seperti layaknya kebanyakan aspek perilaku dan kognisi manusia, kecerdasan merupakan sifat kompleks yang dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Seberapa besar faktor genetik terutama dari pihak ibu dalam menentukan kecerdasan anak?

Kecerdasan merupakan kemampuan anak dalam belajar dari pengalaman dan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Unsur-unsur kecerdasan meliputi kemampuan untuk berpikir, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir secara abstrak, dan memahami ide-ide yang sifatnya kompleks.

Banyak penelitian yang mengandalkan ukuran kecerdasan dengan menggunakan intelligence quotient (IQ). Seperti pada saat duduk di bangku sekolah, pihak sekolah mengadakan tes IQ untuk melihat sejauh apa potensi akademik para siswa.

Selain itu, juga untuk memprediksi kemampuan belajar hingga mengetahui apakah siswanya mengalami hambatan dalam mengikuti proses belajar atau tidak.

Lalu setelah tahu hasil tes IQ dan mengetahui sang anak punya tingkat kecerdasan yang mengagumkan, selain celetukan “Pintar banget anaknya, dikasih makan apa sih Bunda?”

banyak pula yang langsung berasumsi bahwa kecerdasan anak ditentukan oleh kecerdasan sang ibu. Sebenarnya apakah benar kalimat tersebut dilihat dari segi medis?

Pertama, mari kita melihat pengaruh gen atau genetik terhadap kecerdasan anak. Gen memegang peranan penting, namun gen bukanlah segalanya. Genetik menyumbang sekitar 50% dari kecerdasan bawaan yang diturunkan dari orang tua, khususnya ibu.

Variasi genetik seorang anak diturunkan atas kombinasi gen ayah dan ibu, namun tidak pada aspek kecerdasan. Secara biologis teori ini tidak terjadi.

Perlu diketahui, bahwa gen kecerdasan terletak pada kromosom X dan perempuan memiliki dua kromosom tersebut. Sementara laki-laki hanya membawa satu kromosom X dan sisanya adalah kromosom Y.

Karena perempuan membawa dua kromosom X, maka bisa dipastikan kalau anak-anak memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk mendapatkan kecerdasan dari sang ibu.

Apalagi hal ini berlaku buat anak laki-laki, karena dia hanya membawa satu kromosom X saja. Jadi sudah jelas bahwa sang ibulah yang menurunkan kecerdasannya kepada anak.

Cerdas karena Ibu

Selain gen, 50 persen kecerdasan anak ditentukan oleh faktor lingkungan.  Ibu adalah peran yang sangat penting dalam keluarga. Ibu bertindak sebagai pondasi dalam keluarga. Selain genetik yang diturunkan, ternyata kecerdasan anak kelak ditentukan pada awal kehidupannya, yaitu saat 3 tahun pertama kehidupan.

Apa saja yang harus diperhatikan dalam 3 tahun pertama? Yang terpenting adalah pemberian ASI eksklusif oleh sang ibu selama 6 bulan full, kemudian dilanjutkan asupan nutrisi melalui MPASI. Tidak lupa juga stimulasi kecerdasan yang diajarkan kepada anak.

Hal penting di atas tentunya paling banyak dilakukan oleh ibu karena sebagian besar waktu ayah dihabiskan di kantor atau mencari nafkah. Sementara ibu selalu mencukupi kebutuhan bayi, mulai dari menyusui hingga merawat kebersihan dan kesehatan buah hati.

Maka benar adanya bahwa kecerdasan anak juga ditentukan oleh kecerdasan ibu. Jika ibu cerdas maka gen akan menurun pada anak, serta kecerdasan ibu dalam mendidik anak juga tentu membuat buah hati ikut cerdas pula.

Namun sebetulnya, kecerdasan anak tak boleh hanya dibebankan oleh ibu. Sebab, membesarkan anak jadi cerdas sudah jadi tanggung jawab kedua orang tua, yakni istri dan suami.

Jadi jangan hanya andalkan kecerdasan anak dari gen ibu saja, untuk memupuk kecerdasan anak, Anda harus berkomitmen dengan pasangan untuk mendidiknya dengan baik sedari kecil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here