Tabrak Aturan, Pemerintah Arab Saudi Cabut Izin ‘Disko Halal’

391
kelab malam halal

Saudi, Muslim Obsession – Pemerintah Arab Saudi menutup kelab malam halal pertama atau disko halal yang terletak di kota pantai Jeddah karena penyelidikan yang sedang berlangsung yang diluncurkan minggu lalu.  

Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi (GEA) mengatakan bahwa venue itu disebut sebagai Project X atau tidak menerima lisensi yang diperlukan untuk beroperasi.

Dalam sebuah pernyataan yang diposting di akun Twitter resminya, GEA mengumumkan pembukaan investigasi langsung ke video yang beredar online yang tampaknya memperlihatkan bagian dalam venue.

“Menurut informasi yang diberikan, acara itu melanggar prosedur dan peraturan hukum dan tidak diizinkan oleh badan. GEA pada awalnya mengeluarkan lisensi untuk acara lain. Kontraktornya kemudian mengambil keuntungan dari perpanjangan lisensi itu untuk melakukan pelanggaran serius dan ini tidak dapat diterima,” bunyi pernyataan itu, dikutip dari Gulf News, Rabu (19/6/2019).

Video pertunjukan online yang berlangsung di venue sehari sebelumnya juga menjadi perhatian GEA. Video-video itu memperlihatkan pria dan wanita menari di depan umum.

Video lain menunjukkan seorang wanita yang menjelaskan peraturan kelab, dengan ‘bar halal’ dan ‘shisha’ yang berkisar dari SR 370-500 riyal Saudi.

Pengembangan ini terjadi tepat sebelum penyanyi yang berbasis di AS Ne-Yo dijadwalkan untuk menjadi berita utama di pembukaan klub selama festival tepi pantai di Jeddah pada hari Kamis.

Tempat itu dilaporkan merupakan cabang dari merek White, yang juga memiliki klub di Dubai dan Beirut. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here