Surat Ancaman Beredar, Muslim Inggris Ketakutan

810
Punish a Muslim Day Letter
Punish a Muslim Day Letter (Foto: Independent.co.uk)

London, Muslim Obsession – Warga muslim Inggris baru-baru ini mendapatkan sebuah surat berisi ancaman dari orang tidak dikenal. Surat itu membuat muslim di Inggris hidup dalam ketakutan.

Sampai hari ini polisi mendapatkan sekitar enam laporan surat ancaman berjudul “Punish a Muslim Day; 3 April 2018” (Hari Menghukum Muslim, 3 April 2018). Tidak hanya di London, surat itu juga sampai ke Brimingham yang diantarkan langsung ke rumah mereka.

Merespon peristiwa itu, polisi anti-teror mengaku telah meluncurkan tim untuk melakukan penyelidikan.

Surat-surat itu menjanjikan “penghargaan” atas tindakan kekerasan terhadap muslim, mulai dari kata-kata kotor dan kebencian, hingga pembakaran atau pemboman masjid. Penghargaan mengacu pada poin yang didapat.

Misalnya 25 poin untuk tindakan menarik jilbab muslimah hingga 2.500 poin bagi yang mampu menyerang kota suci Mekkah. Surat-surat itu juga mendorong orang untuk menyiksa dan membantai umat Islam.

“Polisi antiterorisme North East sedang berkoordinasi dan menyelidiki hal ini. Siapa pun yang memiliki kekhawatiran atau menerima ancaman serupa, harus menghubungi polisi setempat,” kata juru bicara polisi West Yorkshire, dikutip dari Independent, Senin (12/3/2018).

Beberapa pengguna media sosial di London dan Birmingham juga dilaporkan menerima surat-surat tersebut. Belum diketahui apakah ada tuduhan kriminal terkait surat ancaman tersebut yang telah terjadi selama beberapa hari terakhir.

Selain itu seorang anggota dewan Bradford mendapatkan surat tersebut yang dikirmkan ke perusahaannya. “Ketika saya membukanya dan melihat isinya, saya ngeri. Saya khawatir dengan isinya, terutama terkait serangan dengan air keras, karena semua laporan baru-baru ini di media terkait itu,” imbuhnya.

Sementara itu, menurut Direktur Layanan Pemantauan Kebencian anti-Muslim Tell MAMA, Iman Atta, mengatakan hal itu telah menyebabkan cukup banyak ketakutan di dalam masyarakat.

“Mereka menanyakan apakah mereka aman jika anak-anak mereka bermain di luar rumah. Kami telah menyuruh mereka untuk tetap tenang, dan menelepon polisi jika mereka menerima salah satu dari surat-surat ini,” katanya.

Organisasi tersebut mengatakan telah menerima laporan surat-surat yang dikirim ke alamat di London, Yorkshire dan Midlands. “Kami bekerja sama dengan pasukan polisi terkait mengenai hal ini yang diperlakukan dengan sangat serius,” tambahnya.

Tahun lalu, Polisi West Yorkshire meluncurkan investigasi kejahatan kebencian setelah keluarga Muslim di Bradford dikirimi surat-surat yang mengancam serangan asam dan pembunuhan Islamofobia. Surat-surat tersebut menyertakan gambar pedang dan bendera St George di samping kata-kata “Bunuh anak muslim”.

Dalam kampanye terpisah, masjid dan Islamic Center menerima bubuk putih dan surat-surat kasar sebagai bagian dari kampanye islamofobia yang terstruktur. Umat Islam telah menjadi target dalam beberapa serangan kekerasan, termasuk serangan teror Finsbury Park dan tabrakan mobil di London dan Leicester. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here