Sukseskan Desa Madani, Cara Parmusi Bangun Jateng

665

Semarang, Muslim Obsession – Pengurus Wilayah Persaudaraan Muslimin Indonesia (PW Parmusi) Jawa Tengah bertekad membangun provinsi di tengah Jawa tersebut melalui program Desa Madani.

Komitmen tersebut tercetus dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PW Jateng yang digelar di Hotel New Puri Garden Semarang, Sabtu (13/10/2018).

Ketua PW Parmusi Jateng Andi Sukiman menegaskan, program Desa Madani yang tengah dipersiapkan secara serius diharapkan dapat berkontribusi bagi peningkatan iman dan takwa, membangun kemandirian ekonomi, pemberdayaan sosial, dan peningkatan kualitas pendidikan.

“Kita akan membangun Jateng melalui program Desa Madani yang diharapkan mampu menguasai sektor pangan dari hulu sampai hilir dan tentu memberikan pemahaman agama kepada masyarakat dengan kegiatan-kegiatan dakwah Parmusi,” ujarnya di hadapan 100 pengurus Parmusi dari 30 kabupaten dan kota se-Jateng.

Ketua PW Parmusi Jateng, Anding Sukiman.

Ia meyakini program Desa Madani akan meraih sukses jika seluruh kader dan pengurus Parmusi sama-sama bekerja. Salah satunya dimulai dengan terciptanya tatanan kelembagaan yang rapi.

“Terbangunnya kelembagaan atau susunan kepengurusan Parmusi se-Jateng harus terlaksana dari pengurus kabupaten/kota sampai pengurus kecamatan secara rapi. Sesuai filosofi shalat jamaah, artinya kita dituntut menyusun barisan yang rapi, lurus dan satu komando di bawah imam,” tegasnya.

“Yang diharapkan adalah komitmen kita bersama yang hadir pada Muskerwil ini untuk membangun dan melaksanakan program-program Parmusi,” lanjutnya.

Ketua Umum PP Parmusi H. Usamah Hisyam.

Menguatkan pernyataan Anding, Ketua Umum Parmusi H. Usamah Hisyam mengatakan, seluruh komponen yang berada di Parmusi harus berkomitmen dalam dakwah ilallah.

“Kita harus berkomitmen terhadap dakwah ilallah, berkomitmen dalam mengentaskan kemiskinan di lingkungan masyarakat kita sesuai cita-cita organisasi Parmusi,” kata Usamah.

Komitmen tersebut, jelas Usamah, harus dimanifestasikan dalam kerja dan aksi-aksi nyata yang mulai terlihat dilakukan kader dan pengurus PW Parmusi Jateng.

“Militansi seluruh dai, kader, dan pengurus kabupaten/kota se-Jateng sangat diharapkan, karena Parmusi Jateng sudah terlalu lama tidur. Oleh sebab itu saya sangat berterima kasih kepada Pak Anding dan rekan-rekan yang terlihat aksinya dalam membangun kembali Parmusi Jateng,” ujarnya.

Usamah pun meyakini militansi para dai dan pengurus PW Parmusi Jateng akan mampu melaksanakan program Desa Madani sesuai target yang telah ditentukan.

“Jiwa militansi mampu menjadikan dai sebagi pionir di daerah masing-masing, menjadi ujung tombak dalam dakwah ilallah dan dalam membangun Desa Madani,” pungkasnya. (Abror)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here