Suerrr.. Akang Belum Ikhlas, Nyai! (Bagian 2)

123

“Assalamu’alaikum.”

Sebuah suara yang datang dari arah depan mencairkan kebekuan suasana. Nyi Larung dan Mang Endut yang terdiam, kini, bergeming. Suasana hati yang semrawut mulai ditata agar peperangan kecil itu tak diketahui orang lain. Seulas senyum pun siap siaga dipasang menghadang siapapun yang tadi mengucapkan salam.

“Wa’alaikumussalam.” Nyi Larung dan Mang Endut serentak kompak menjawab salam. Tidak ada komando atau aba-aba. Ternyata masih ada sinergi yang menghubungkan hati keduanya.

“Eh, Abah Astagina. Silakan masuk, Abah,” Mang Endut yang membuka pintu dengan ramah menyambut tangan lelaki yang disebutnya Abah Astagina itu untuk diciumnya. Begitu pula Nyi Larung yang tidak ingin ketinggalan mencium tangan Abah Astagina.

Rasa hormat Nyi Larung dan Mang Endut kepada Abah Astagina begitu tinggi. Maklum saja, Abah Astagina merupakan ayah dari Nyi Larung, yang berarti juga merupakan mertua Mang Endut. Tak hanya sepasang suami-istri itu saja yang menaruh hormat kepada lelaki berusia 70 tahunan itu.

Hampir seluruh warga di Gugus Candraloka, Telaga Kahuripan pun turut menaruh hormat kepadanya. Selain dituakan, Abah Astagina merupakan tempat bertanya setiap warga karena luasnya kebijaksanaan, pengalaman hidup, dan ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Bahkan konon dirinya merupakan sosok yang weruh sa’durunge winarah, mengerti yang akan terjadi.

“Abah tidak sengaja mendengar percakapan sengit kalian. Maaf, bukan bermaksud menguping, tapi kebetulan saja Abah memang sengaja ingin berkunjung ke sini,” Abah Astagina menuturkan maksud kedatangannya.

Nyi Larung dan Mang Endut saling melirik. Ada perasaan tidak nyaman yang dirasakan keduanya karena peristiwa tadi di dengar Abah Astagina. Mang Endut tertunduk, sementara Nyi Larung menarik napas lebih dalam. Keduanya masih bingung, bagaimana menjelaskan peristiwa.

“Ya, seperti yang telah Abah dengar. Kang Endut ini telah membuat hati nyai kecewa..” Nyi Larung mencoba memberanikan diri untuk menjelaskan duduk persoalan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here