Sudan Diberi Waktu 24 Jam untuk Normalisasi dengan Israel

57

Sudan, Muslim Obsession – Di bawah tekanan yang memuncak dari Washington dalam beberapa pekan terakhir, Sudan diberi waktu hanya 24 jam untuk setuju menormalisasi hubungan dengan Israel, menurut laporan media lokal.

AS dilaporkan mengeluarkan tawaran terakhirnya kepada Khartoum pada Kamis (15/10/2020) berharap menjadikan Sudan negara Arab terbaru yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel tahun ini sebagai imbalan atas penghapusan sanksi dan paket bantuan terbatas.

Klaim tersebut, yang dilaporkan secara luas di media Sudan dan Arab, dikonfirmasi oleh sumber yang dekat dengan dewan kedaulatan transisi Sudan.

Sumber yang sangat terkemuka itu membantah laporan yang diterbitkan oleh situs berita Israel i24 News bahwa Jenderal Sudan Abdel Fattah Al-Burhan bermaksud untuk menerima tawaran tersebut.

Dilansir Al Araby, Jumat (16/10/2020) Burhan mengepalai dewan kedaulatan transisi. Dewan tidak akan membahas normalisasi hubungan dengan Israel dalam pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, sumber itu menambahkan.

Para pejabat Sudan dan Amerika bertemu di Abu Dhabi bulan lalu untuk membahas pembentukan hubungan diplomatik antara Khartoum dan Israel.

Pertemuan tersebut berakhir tanpa kesepakatan tetapi laporan menunjukkan diskusi terus berlanjut secara tertutup.

Proposal terbaru yang dilaporkan oleh media Sudan akan membuat Washington menghapus Khartoum dari daftar Sponsor Terorisme Negara, sebuah penunjukan yang membuat Sudan terkena sanksi dan membatasi aksesnya ke bantuan internasional.

Sudan ditempatkan dalam daftar itu pada awal tahun 90-an ketika mantan diktator Omar Al-Bashir menjamu Osama bin Laden dan anggota Al-Qaeda lainnya.

Jaksa AS sejak itu menganggap Sudan bertanggung jawab atas beberapa serangan besar Al-Qaeda. Proposal itu juga akan melihat Sudan menawarkan beberapa insentif ekonomi untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, termasuk pengiriman gandum, makanan dan obat-obatan senilai hampir $ 600 juta.

AS juga dilaporkan setuju untuk membatalkan utang senilai $ 3 miliar dari Sudan, serta untuk memobilisasi sekutu Barat untuk memberikan keringanan utang dan investasi kepada Khartoum.

Menurut The Sudan Tribune, Washington juga akan membahas pencabutan larangan yang diberlakukan awal tahun ini pada warga negara Sudan yang mengajukan lotere visa keragaman AS.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here