Sudah 298 Kali Israel Larang Adzan di Tepi Barat

74
Sudah ratusan kali Israel larang kumandang Adzan (Foto: AA)

Hebron, Muslim Obsession – Setidaknya, sudah 298 kali Israel melarang panggilan shalat atau adzan di sebuah masjid bersejarah di Kota Hebron, Tepi Barat.

“Dalam enam bulan pertama tahun 2018, pasukan Israel sudah 298 kali melarang adzan, termasuk panggilan untuk shalat Jumat, di Masjid Ibrahimi,” tutur Menteri Wakaf Keagamaan Palestina Yousef Adais, Rabu (11/7/2018).

Adais mengaku bahwa Israel memperkuat posisinya di masjid. Bahkan mereka menutupnya selama dua hari berturut-turut, dengan alasan untuk digunakan acara festival Yahudi.

Dia juga menyinggung pelanggaran yang dilakukan oleh pemukim Yahudi.

“Amoralitas dan pelanggaran pemukim Yahudi juga telah melewati batas. Begitu banyak sehingga mereka mengorganisir pesta dengan musik sampai tengah malam di dalam Masjid Ibrahimi. Mereka juga mendirikan kamp besar di halaman selatan masjid,” sambung Adais, sebagaimana dilansir Anadolu, Rabu (11/7/2018).

Pada bulan Juni, puluhan pemukim Yahudi yang didukung oleh polisi Israel memaksa masuk ke masjid. Di mana mereka melakukan ritual Talmud dan mengadakan konser musik yang dihadiri oleh rabi Yahudi senior dan Menteri Keamanan Internal Israel Gilad Arad.

Adais menambahkan bahwa Israel juga mengganggu pekerjaan restorasi di masjid dan halamannya.

“Semua upaya harus dilakukan untuk memperkuat perlawanan orang-orang yang tinggal di wilayah tersebut untuk melindungi Masjid Ibrahimi dan Kota Tua dan untuk melawan rezim pendudukan dan tindakan rasis,” tegasnya.

Masjid Ibrahimi terletak di distrik Kota Tua Hebron, yang merupakan rumah bagi sekitar 160.000 Muslim Palestina dan sekitar 500 pemukim Yahudi.

Pada tahun 1994, Baruch Goldstein, seorang pemukim Yahudi Israel-Amerika, menembak mati 29 orang Muslim Palestina ketika mereka berdoa di masjid tersebut.

Sejak itu, masjid tersebut diyakini telah dibangun di makam Nabi Ibrahim. Lokasinya juga telah dibagi,  Muslim mendapat bagian 45 persen, sedangkan Yahudi 55 persen. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here