Suami Terbaik, Suami yang Senang Bantu Istri di Rumah

1115
Ilustrasi: Suami membantu pekerjaan istri.

Muslim Obsession – Jika ada suami yang betah di rumah, berbahagialah! Itu salah satu ciri suami yang baik. Apalagi jika si suami senang membantu istrinya untuk melakukan pekerjaan rumah, ia pantas dijuluki suami terbaik.

Sepele? Ternyata tidak. Membantu istri berbenah, membersihkan isi rumah, membantu merawat anak-anak, bahkan ikut memasak di dapur, bukan hal sepele. Seorang suami ‘biasa’ tak akan mampu melakukannya.

Mari kita berkaca kepada suri tauladan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau ada di rumah.

Baca juga:

Istri Shalihah: “Mataku Tak Bisa Terpejam Hingga Engkau Ridha..”

Mana yang Harus Didahulukan, Suami atau Orangtua?

Uang Suami Milik Istri dan Uang Istri Milik Istri? Benarkah Demikian?

Dari Al-Aswad, ia bertanya kepada ‘Aisyah, “Apa yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan ketika berada di tengah keluarganya?” ‘Aisyah menjawab, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membantu pekerjaan keluarganya di rumah. Jika telah tiba waktu shalat, beliau berdiri dan segera menuju shalat,” (HR. Bukhari, no. 6039).

Keterlibatan Rasulullah membantu istrinya di rumah merupakan bentuk kerendahan hati (tawadhu’) beliau. Sikap ini juga mulia karena muncul dari akhlak terpuji yang dicontohkan seorang Nabiyullah yang mulia.

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan contoh demikian, maka membantu istri di rumah menjadi sunnah bagi umatnya. Perbuatan itu berpahala sekaligus dicintai Allah ‘Azza wa Jalla.

Dinukil dari Rumaysho, As-Sindi rahimahullah dalam catatan kaki untuk Shahih Al-Bukhari menyatakan bahwa membantu urusan rumah termasuk kebiasaan (sunnah) orang-orang shalih. Ketawadhu’an inilah yang nanti akan membuat Allah meninggikan derajat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seseorang tawadhu’ (merendahkan hati) karena Allah melainkan Dia akan meninggikan derajatnya,” (HR. Muslim, no. 2588).

Membantu istri di rumah juga akan membuat seorang suami makin dicintai. Ia juga akan lebih dekat dengan anak-anaknya dan mendapat kesempatan lebih banyak untuk turut mendidik mereka. Inilah sejatinya keluarga sakinah yang dibalut mawaddah dan rahmah.

Secara tegas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengingatkan bahwa suami terbaik adalah suami yang paling baik pada keluarganya, yakni istri dan anak-anaknya.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik pada keluarganya. Aku sendiri adalah orang yang paling baik pada keluargaku,” (HR. Tirmidzi, no. 3895. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Nah, tertarik jadi suami terbaik? Cobalah mengikuti cara Rasulullah. Bekerja samalah dengan istri agar Anda menjadi suami terbaik dan ayah terbaik untuk anak-anak Anda. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here