Studi: Kejang pada Anak Bisa Jadi Gejala Covid-19

58
Ilustrasi: Mengompres anak yang terserang demam. (Foto: momsxyz)

Muslim Obsession – Sebuah laporan baru memperingatkan bahwa kejang mungkin satu-satunya gejala COVID-19 pada beberapa anak

Anak-anak cenderung sakit akibat COVID-19 jauh lebih jarang daripada orang dewasa, dan gejalanya biasanya tidak parah, terutama terdiri dari demam dan masalah pernapasan ringan, meskipun lebih banyak yang sakit dengan munculnya varian Delta.

Di antara 175 anak-anak yang datang ke ruang gawat darurat dan didiagnosis dengan COVID-19, 11 dibawa ke rumah sakit karena kejang, para peneliti melaporkan di jurnal medis Seizure, dikutip Selasa (31/8/2021).

Hanya tujuh yang sebelumnya telah didiagnosis dengan gangguan neurologis, dan hanya enam yang mengalami demam.

Sementara kejang belum menjadi masalah yang sering dilaporkan pada orang dewasa dengan COVID-19.

“Kejang mungkin merupakan manifestasi utama dari COVID-19 akut pada anak-anak, bahkan tanpa demam dan tanpa riwayat epilepsi,” kata penulis penelitian.

“Di beberapa rumah sakit, mereka menunjukkan, hanya anak-anak dengan gejala mirip flu atau kontak dekat dengan pasien COVID-19 yang dikonfirmasi yang dites virus corona. Tenaga medis harus menyadari bahwa anak-anak dengan kejang harus diuji juga,” ujar mereka.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here