Soal Vaksinasi, Muhammadiyah dan NU Satu Suara

106

Muslim Obsession – Tidak sedikit masyarakat yang masih ragu akan vaksinasi. Padahal, vaksinasi merupakan salah cara paling efektif dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Berdasarkan saran dari para ahli medis, Muhammadiyah dan NU gencar mendorong masyarakat agar tidak menyimpan rasa curiga dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Haedar Nashir, ketua Umum PP Muhammadiyah, menyampaikan bahwa keselamatan jiwa merupakan tujuan utama syariat Islam. Haedar meminta agar publik menjauhkan egoisme dan rasa ragu tentang vaksin. Sebab pandemi Covid-19 yang telah menelan korban jiwa nyata adanya.

“Telah banyak saudara sedunia dan sebangsa, juga orang-orang tercinta di sekitar kita meninggal dunia terkait Covid-19. Ajal memang mutlak di sisi Allah, tetapi ikhtiar berada di tangan manusia,” ujar Haedar sebagaimana yang dikutip dari Republika pada Senin (1/2).

Haedar Nashir menyampaikan ajakan moral bagi kepentingan bersama. Menurutnya,  dokter dan tenaga medis menjadi benteng pertahanan terakhir yang keberadaannya sangat penting. Kalau mereka berguguran di medan laga ini yang tentu tidak kita hendaki, maka tidak ada lagi yang dapat diharapkan untuk membendung wabah global.

Baca Juga: Harapan Muhammadiyah kepada NU di Usia ke 95 Tahun

Memang, sudah menjadi tugas mereka melayani kemanusiaan, tetapi alangkah mulia bila segenap warga ikut meringankan beban para tenaga kesehatan dengan cara berdisiplin diri. Jika tak dapat membantu tenaga medis, minimal jangan menjadi beban. Dalam perang melawan kuman, dokter adalah panglima tertinggi.

“Bukankah orang Indonesia berjiwa gotong royong? Urusan ajal memang kuasa Allah, tetapi ikhtiar menghadapi wabah dan musibah sepenuhnya urusan manusia untuk penyelamatan jiwa yang juga diperintahkan Allah,’’ kata dia.

Sejalan dengan ketua Umum PP Muhammadiyah, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj juga turut mendorong umat dan masyarakat agar melaksanakan vaksin. “Vaksin itu salah satu hal yang mampu menjaga dan menumbuhkan kekebalan tubuh kita untuk menolak bahayanya virus korona ini,” kata Kiai Said, Ahad (31/1), di sela-sela peringatan Hari Lahir ke-95 NU.

Said menyeru kepada segenanp kiai, asatiz, dan seluruh pengurus NU untuk melaksanakan vaksin. Beliau menegaskan bahwa seruan ini bukan atas dasar bujukan materi atau pro pemerintah, namun tulus sebagai upaya antisipasi penyelamatan jiwa manusia.

Dengan demikian, kedua Ormas Islam terbesar di Indonesia ini sepakat dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Produk Vaksin Covid-19. Selama vaksin tersebut berstatus halal dan aman digunakan serta efektif menyelamatkan jiwa manusia dari kebinasaan, maka tidak ada alasan lain lagi untuk menolaknya.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here