Smile, You Are on Camera!

419

Keberanian beliau itu karena beliau memang yakin seyakin yakinnya bahwa beliau dalam penjagaan Allah (Allah’s watch). Keyakinan ini yang beliau sampaikan ke sahabatnya, Abu Bakar As-Siddiq, ketika mereka berdua berada dalam gua itu.

Saat itu para algojo yang semalam suntuk mengelilingi rumah Rasulullah terbangun dari kantuk dan tidur mereka. Serentak mereka membaca jejak Rasulullah hingga ke gua Tsur, tempat persinggahan sementara beliau sebelum melanjutkan perjalanan hijrah ke Madinah.

Ketika itu sahabat tercinta Abu Bakar menangis mengkhawatirkan keselamatan beliau. Para algojo yang siap memenggal leher Rasulullah itu kini ada di depan pintu gua Tsur itu. Di saat-saat yang mengkhawatirkan itulah beliau yakin dengan “Allah’s watch” atau “ri’ayatullah” itu.

Maka beliau memberikan motivasi dan energi kepada sahabatnya dengan sebuah statemen yang kemudian direkam oleh Al-Quran: “Jangan takut dan jangan sedih. Sesungguhnya Allah bersama kita”.

Keyakinan dengan “you are on Allah’s watch” itu menjadi kekuatan sekaligus keberanian yang tiada tara. Rasulullah melihat para algojo itu secara mata kasat memang membahayakan dirinya. Tapi Rasulullah juga melihat mereka dengan mata hati (bashirah), bahwa mereka berada dalam genggaman Penguasa langit dan bumi.

Karenanya mereka tidak akan mampu melakukan apapun, tidak akan bisa membahayakan Rasulullah SAW sedikitpun kecuali jika memang Allah yang berkehendak.

Beliau sangat yakin “bahwa kalau saja seluruh jin dan manusia berkumpul untuk memberikan manfaat, mereka tidak akan mampu melakukan itu kecuali dengan izin Allah”

Atau sebaliknya “kalaupun seluruh manusia dan jin berkumpul untuk memberikan mudhorat (bahaya) niscaya tidak akan mampu kecuali jika memang Allah menghendaki itu terjadi”.

Smile, you are on Allah’s watch ini jugalah yang Yusuf yakini saat itu. Maka godaan seorang Zulaikha, seorang wanita yang berpengaruh, kaya, cantik dan agresif itu mampu beliau hindarkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here