SMAN I Rumpin Rampungkan Vaksinasi Tahap 2 untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan

89

Bogor, Muslim Obsession – Sebagai ikhtiar meminimalisir penularan Covid-19, sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam upaya mengakselerasi penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan, SMAN I Rumpin Bogor, melakukan vaksinasi tahap kedua bagi seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di lingkungannya, Rabu (7/4/2021).

Wakil Kepala Humas SMAN I Rumpin, Muslih Taman, mengatakan bahwa PTK di lingkungannya senang mengikuti proses vaksinasi karena merupakan upaya untuk meminimalisir dan menyetop penyebaran Covid-19.

“Disamping itu kami sadari bahwa kebijakan vaksinasi untuk PTK diambil oleh pemerintah sebagai langkah mengurangi hilangnya kesempatan dan pengalaman belajar pada siswa (learning lost) akibat pandemi Covid-19 yang ada,” ungkapnya kepada Muslim Obsession, Kamis (8/4/2021).

Seperti diketahui, selama pandemi Covid-19 banyak siswa yang mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Proses ini nyatanya berpotensi menimbulkan banyak dampak sosial dan psikologis yang negatif.

Akses dari belajar online berkepanjangan, dengan segala tantangan yang dihadapi para siswa, dikhawatirkan meningkatnya risiko siswa putus sekolah, penurunan capaian belajar, tindak kekerasan, pergaulan bebas, dan lain sebagainya.

Untuk mengurang learning lost tadi, imbuh Muslih, pihak sekolah mengingatkan kepada semua PTK di lingkungannya untuk mendukung program vaksinasi yang telah dicanangkan pemerintah tersebut.

Ia pun berharap PTK tidak mudah termakan isu-isu yang tidak jelas terkait vaksinasi, apalagi oleh berita hoaks yang sengaja disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Meski tidak dipungkiri, ada beberapa kasus di lapangan, tetapi hal itu tidak bisa digeneralisasi.

“Saya kira ini merupakan bentuk tanggung jawab moral PTK kepada nasib masa depan bangsa, khususnya kualitas generasi muda,” jelasnya.

Muslih mengaku bersyukur sepanjang proses vaksinasi, sejak vaksinasi tahap pertama diberikan pada Rabu (24/3/2021) hingga vaksinasi tahap kedua, seluruhnya berjalan dengan lancar. Seluruh PTK pun benar-benar merasa terlayani dengan baik dan maksimal.

“Alhamdulillah, para petugas Puskesmas yang ada dengan cepat dan ramah melayani,” ujarnya.

Seperti dituturkan Kepala SMAN I Rumpin, Asep Setiawan, vaksinasi tahap kedua yang dilaksanakan Rabu (7/4), diikuti 44 orang PTK, dimana 7 orang di antaranya belum dilakukan vaksinasi karena berbagai sebab dan alasan seperti tekanan darah tinggi, punya penyakit bawaan yang beresiko, dan sedang kondisi tidak sehat.

“Selain kelompok yang beresiko itu, mereka semua telah menjalani vaksinasi tahap pertama dan ke-2. Semuanya berjalan dengan lancer dan selamat. Dan dengan langkah ini, diharapkan semua PTK yang bertugas di SMAN I Rumpin, semakin nyaman dan aman saat melayani peserta didik dalam kegiatan pembelajaran,” tutur Asep.

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, mengatakan bahwa pemerintah memberikan vaksinasi pada petugas pelayan publik dikarenakan kelompok ini lebih rentan dengan risiko terpapar Covid-19.

“Dan tentunya ketika berbicara guru, dengan vaksinasi ini akan memberikan proteksi spesifik. Dengan adanya proteksi dan kekebalan kelompok yang dibangun bersama, maka kelompok yang tidak bisa mendapatkan vaksin akan turut terlindungi,” jelasnya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here