Serangan Israel Telah Menewaskan 40 Anak-Anak

84

Jakarta, Muslim Obsession, – Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Ted Chaiban meminta Israel dan Palestina mendesak agar genjatan senjata segera diakhiri. Sebab, peperangan telah menimbulkan banyak kerusakan dan korban jiwa dari kalangan warga sipil dan anak-anak.

“Skala kekerasannya sangat besar. Anak-anak menanggung beban dari eskalasi ini,” kata Chaiban sebagaimana dirilis unicef.org diakses Ahad (16/5).

Chaiban melaporkan bahwa sejak 10 Mei, setidaknya sudah ada 40 anak di Gaza yang tewas. Usia mereka mulai dari enam bulan hingga 17 tahun, dengan lebih dari setengah di bawah 10 tahun. Dua anak di Israel, termasuk seorang yang berusia enam tahun.

“Semua pihak perlu mundur dan mengakhiri kekerasan. Semua pihak memiliki kewajiban untuk melindungi warga sipil, terutama anak-anak, dan memfasilitasi akses kemanusiaan. Pemicu yang mendasari kekerasan ini tidak akan diselesaikan melalui kekerasan lebih lanjut,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa lebih dari 1.000 orang di Gaza dilaporkan terluka, beberapa mengalami luka parah, termasuk sebagian besar dari mereka adalah kalangan anak-anak.

“Dalam sepekan terakhir, di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, seorang anak berusia 16 tahun tewas dan sedikitnya 54 anak Palestina dilaporkan terluka, 26 anak lainnya telah ditangkap. Kebanyakan sudah dibebaskan,” katanya.

Selain itu, 35 sekolah di Gaza dilaporkan rusak dan sedikitnya 29 sekolah menjadi tempat penampungan sementara bagi keluarga yang mengungsi dari rumah akibat kekerasan berat.

UNICEF mengatakan sebanyak 10.000 orang mengungsi, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak. Tiga sekolah di Israel telah rusak, menurut laporan yang diterima oleh badan PBB tersebut. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here