Seperti Kopi, Olahraga Punya Efek yang Sama pada Otak

260
Olahraga Lari (Foto: nbcnews)

Jakarta, Muslim Obsession – Sebuah studi baru menyatakan bahwa hanya dengan berolahraga selama 20 menit sama bagusnya dengan kopi untuk menjaga daya ingatan kita. 

Dalam sebuah studi baru, yang muncul di Nature Scientific Reports, seperti diberitakan Medical News Today, Senin (3/2/2020) para peneliti membandingkan efek kafein dan olahraga pada ingatan kerja dan menyimpulkan bahwa olahraga bisa sama baiknya untuk pikiran seperti halnya bagi tubuh.

Baca Juga: Benarkah Minum Tiga Cangkir Kopi Setiap Hari Bisa Picu Migrain?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kafein adalah salah satu zat psikoaktif yang paling banyak digunakan di dunia. Dan memang benar bahwa mengonsumsi kafein secara teratur dapat memiliki efek positif pada kesehatan.

Penelitian telah mengaitkan kafein dengan segala hal mulai dari ingatan jangka panjang hingga melawan penyakit. Sebagus secangkir kopi terdengar, tidak ada yang lepas dari kenyataan bahwa kafein adalah zat psikoaktif dan ada beberapa efek samping yang menyertainya.

Efek samping dari konsumsi kafein

Studi baru yang dipimpin Harry Prapavessis – direktur Laboratorium Latihan dan Kesehatan Psikologi di Universitas Barat di Ontario, Kanada – bersama dengan mantan mahasiswa pascasarjana, Matthew Fagan dan mahasiswa pascasarjana Anisa Morava, Prapavessis membandingkan efek olahraga dan kafein.

Terlepas dari hal-hal positif yang kita ketahui tentang kafein, hal negatif sering kali lebih besar daripada manfaatnya. Gejala seperti kecemasan, tremor tubuh, dan, tentu saja, penarikan, semua memiliki hubungan dengan konsumsi kafein secara teratur.

Baca Juga: Jarang Diketahui! Ini Alasan Kafein Memiliki Efek Anti Gemuk

Food and Drug Administration (FDA) menyarankan agar minum 4-5 cangkir kopi sebagai asupan yang aman. Namun, beberapa orang lebih sensitif terhadap kafein daripada yang lain, dan gejala-gejala berikut mungkin mengindikasikan terlalu banyak kafein seperti: insomnia, sakit kepala, peningkatan denyut jantung, kegelisahan, sakit perut dan tremor otot.

Mengapa ‘putus’ dengan kopi sangat sulit

Penarikan kafein bisa menjadi kejutan yang tidak disukai bagi siapa pun yang mencoba menguranginya. Mual, kelelahan, energi rendah, lekas marah, suasana hati rendah, dan otak berkabut adalah gejala umum berhenti dari kafein.

Baca Juga: Mengejutkan! Olahraga Lari Kurangi 27 persen Risiko Umur Pendek

Sebuah tinjauan studi yang menyelidiki penarikan kafein menemukan bahwa 50% orang mengalami sakit kepala yang berlangsung hingga 9 hari setelah mereka berhenti mengonsumsi kafein.

Penarikan kafein dapat mempengaruhi fungsi kognitif, yang mungkin menjadi perhatian bagi siapa saja yang menggunakan kafein untuk menjaga otak mereka terus berdetak. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here