Senja untuk Siti (Bagian 6 Habis)

92
Ilustrasi Senja. Foto: phinemo.
Ilustrasi Senja. Foto: phinemo.

Muslim Obsession – Di sebuah taman, dekat tasik buatan ini aku berdiri mengitari sekeliling. Sepertinya ini kejadian yang pernah aku alami sebelumnya. Namun ada yang berbeda.

Entah dari mana, tiba-tiba hembusan angin datang begitu pelan dan halus menerpa tubuhku. Tubuhku seperti tak bisa bergerak seketika, namun aku masih santai dan bahagia.

Dari jauh, kulihat segerombolan kupu-kupu mendekat padaku, seakan ingin berkenalan. Tapi, hei… gerombolan kupu-kupu itu membawaku terbang rendah.

Mereka seakan menuntunku pada sebuah pintu terbuka, di sana sepertinya senja berada lima jengkal dari atas kepala ukuran orang dewasa. Aku memicingkan mata. Samar kudengar sesuara yang tak terlalu asing.

“Ini aku. Sekarang kau bisa membuktikannya, bahwa aku tidak sedang membual,” katanya. Perlahan aku melebarkan mata. Memandangnya. Astaga! Dia lelaki genti itu!

Perlahan cahaya senja rata menyinari sekeliling taman.

Aku hampir tak percaya dan sebenarnya tak mau percaya. Tapi… ya Tuhan, ini benar-benar nyata! Aku bisa masuk dalam mimpi lelaki genit ini. Atau jangan-jangan lelaki genit itu yang memaksa masuk dalam mimpiku? Jadi siapa yang gila? Aku atau dia?

Hatiku berdebar-debar tak karuan. Tanpa memperdulikan lelaki genit itu aku berlari-lari kecil mengitari pohon beringin yang tersepuh seluruhnya oleh cahaya senja. Rupanya lelaki genit itu mengerti kesukaanku. Ya, aku suka senja! Ingin rasanya kudebat dia dan mempertanyakan semua ini.

Bagaimana ini bisa terjadi? Bagaimana cara menarikku hadir dalam mimpinya? Bagaimana dia mendapatkan kode rahasia mimpi itu? Apakah semua orang bisa masuk dalam mimpi orang lain atau sebaliknya? Bagainama ini bisa terjadi?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here