Senja di Teluk Penyu (Bagian 2)

127
Ilustrasi Senja. Foto: phinemo.
Ilustrasi Senja. Foto: phinemo.

Muslim Obsession – Entah bangunan apa ini sebelumnya, masyarakat mengatakan dulu zaman Belanda ada terowongan bawah laut yang menghubungkan Cilacap dengan Nusakambangan. Terowongan misterius yang sekarang dipenuhi lumpur lautan.

“Kita bisa bicara baik-baik, tapi kamu jangan lompat ke laut.” Kataku berusaha tenang.

Wulan Ndadari, pertemuan pertamaku dengannya di dermaga itu menjadi awal pertemanan kami selanjutnya. Tangis yang dia simpan entah berapa lama kini merobek langit senja. Bahkan juga memorakporandakan hatiku. Takkan tega aku membiarkan seorang gadis menangis serupa itu.

“Tolong aku Mas, biarkan aku mati. Aku sudah tidak berharga lagi…” ujarnya di sela isak tangis. Tenggorokanku tercekat mendengar kisahnya.

Wulan adalah putri seorang PSK yang menempati sebuah lokalisasi di suatu tempat di kota ini. Ibunya telah melihat betapa Wulan tumbuh dengan baik ibarat bulan purnama yang mencorong sinarnya dan kini sudah siap mengikuti jejak sang ibu.

Wulan menolak dengan segala cara, tetapi malam itu mahkota berharganya telah dijual kepada seorang lelaki hidung belang dengan bayaran beberapa ratus ribu rupiah.

“Setelah ini kamu akan jadi primadona, Nduk.” Ujar ibunya yang sudah berpetualang cukup lama dalam dunia malam itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here