Sempat Dievakuasi, Parmusi SaveHelp Gelar Aksi Kemanusiaan Bagi Korban Tsunami Banten

696
Tsunami Banten 1
Ustadz Thohir Mulyadi, DaI Parmusi sekaligus pimpinan Ponpes Daarul Afkar Kecamatan Sumur, Pandeglang, memberikan santunan kepada salah seorang korban tsunami disaksikan Ketum PP Parmusi H. Usamah Hisyam dan Ketua LDP Banten KH. Athoillah.

Pandeglang, Muslim Obsession – Aksi Kemanusiaan Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) SaveHelp akhirnya bisa menggelar aksi kemanusiaan bagi korban tsunami di Pandeglang, Banten, Jumat (28/12/2018).

Menempati Pondok Pesantren Daarul Afkar di Desa Kertamukti, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, rombongan yang dipimpin Mulyadi Ikhsan memberikan bantuan sembako dan pakaian kepada para korban.

Rombongan yang juga terdiri dari dokter dan tim kesehatan juga melakukan check-up kesehatan serta memberikan obat-obatan kepada masyarakat.

“Seperti yang kami infokan sebelumnya, kami juga melakukan trauma healing bagi para korban, terutama anak-anak dan ibu,” tutur Mulyadi.

Sebelumnya saat tiba di lokasi bencana tsunami, Kamis malam (27/12/2018), Tim Parmusi Savehelp sempat terganggu dengan adanya kabar akan terjadi tsunami susulan pukul 01.00 dini hari tadi.

Tim Parmusi SaveHelp sempat dievakuasi petugas SAR Kecamatan Sumur karena lokasi bencana masih sulit ditempuh dan status Gunung Anak Krakatau yang meningkat hingga Siaga 1.

Alhasil, rencana menempati Pondok Pesantren Daarul Afkar yang terletak sekitar 100 meter di bibir pantai pun urung. Rombongan dievakuasi hingga ke kawasan perbukitan, tepatnya di Desa Citangkil. (Baca: Tim Kemanusiaan Parmusi Terpaksa Dievakuasi dari Lokasi Bencana Tsunami)

Daarul Afkar sendiri merupakan pondok pesantren binaan Parmusi yang dikelola oleh Ustadz Tohir Mulyadi yang juga merupakan Dai Parmusi Pandeglang, Banten. Uniknya, meski berlokasi sangat dekat dengan bibir pantai, Daarul Afkar sama sekali tidak mengalami kerusakan.

“Padahal bangunan di sekelilingnya hancur. Masya Allah, ini merupakan kuasa Allah,” tandas Mulyadi. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here