Seluruh WNI Berhasil Dievakuasi dari Afghanistan

83
Menlu Retno Marsudi.

Jakarta, Muslim Obsession – Pemerintah Indonesia berhasil mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Kabul, Afghanistan. Menyusul situasi di negara tersebut yang masih belum aman dengan adanya kudeta Taliban.

Hal tersebut disampaikan langsung melalui akun Twitter resmi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Jumat (20/8/2021).

Retno mengatakan, pesawat yang digunakan untuk mengevakuasi tersebut adalah pesawat TNI Angkatan Udara (AU).

“Alhamdullilah, Pemerintah Indonesia telah berhasil mengevakuasi WNI dari Kabul, Afghanistan dengan pesawat TNI AU,” tulis Retno dalam akun Twitter-nya.

Retno menjelaskan, pesawat tersebut saat ini sudah berada di Islamabad, Turki untuk melanjutkan penerbangan ke Indonesia.

Dalam keterangan selanjutnya, pesawat yang berisi tim evakuasi membawa sejumlah orang baik dari sipil maupun staf KBRI.

“Tim evakuasi membawa 26 WNI termasuk staf KBRI, 5 warga negara Filipina, dan 2 warga negara Afghanistan (suami dari WNI dan staf lokal KBRI),” ujar dia.

Sebelumnya, rencana evakuasi WNI dari Afghanistan muncul menyusul kelompok Taliban yang kembali menguasai negara tersebut.

Pada Rabu (18/8/2021), muncul informasi di media sosial tentang disiapkannya pesawat yang dinarasikan akan digunakan menjemput WNI di Afghanistan.

Dalam sebuah akun Twitter bernama @indoflyer, diinformasikan bahwa sebuah pesawat dari Batik Air akan melakukan penjemputan ke Afghanistan pada 19 Agustus 2021.

“A320neo Batik Air PK-BDF akan terbang ke Kabul Afganistan 19 Agustus 2021 untuk menjemput WNI yang ada di sana,” demikian cuitan akun tersebut.

Dalam unggahannya, akun itu juga menyertakan grafis dari situs Flightradar24 yang menunjukkan pesawat akan terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pada pukul 1.40 dini hari menuju ke Kabul, Afghanistan yang diperkirakan tiba pukul 9 pagi.

Namun saat itu belum ada informasi resmi yang dikeluarkan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Ketika dikonfirmasi, Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah mengaku tidak bisa mengonfirmasi informasi tersebut.

Dia juga mengatakan bahwa penetapan waktu evakuasi harus dipertimbangkan dengan matang.

“Tidak sederhana penetapan waktu untuk evakuasi. Benar-benar harus diperhitungkan berbagai hal,” ujar Faizasyah, Rabu (18/8/2021). (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here