Selamat! Ketum Parmusi Resmi Sandang Gelar Magister

705
Ketum Parmusi H. Usamah Hisyam saat memaparkan hasil penelitiannya pada Sidang Tesis di UIN Jakarta, Jumat (6/9/2019). (Foto: Edwin B)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) H. Usamah Hisyam resmi menyandang gelar M.Sos (Magister Sosial) di belakang namanya. Usamah secara meyakinkan berhasil mempertanggungjawabkan hasil penelitian tesis yang dibuatnya di hadapan para penguji, Jumat (6/9/2019).

Tesis berjudul “Dinamika Komunikasi Dakwah Parmusi di Perbatasan NTT-Timor Leste” menjadi tugas akhir Usamah di Program Pascasarjana Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Salah seorang dosen penguji, Arief Subhan, mengapresiasi penelitian Usamah yang dinilainya memiliki kedalaman materi yang cukup baik. Ia memberikan beberapa ulasan, antara lain mengenai pentingnya Parmusi untuk lebih menampilkan identitas baru yang berbeda dengan Parmusi sebelumnya.

“Orang tahunya Parmusi itu sebuah partai politik. Nah, seharusnya di sini disebutkan lebih luas identitas Parmusi saat ini yang memiliki perbedaan dengan Parmusi terdahulu,” ujarnya.

Arief juga menyoroti Desa Madani yang menjadi program unggulan Parmusi. Menurutnya, bahasan Desa Madani Parmusi juga harus memiliki ruang cukup luas di tesis yang disusun Usamah tersebut.

“Karena yang membuat tesis ini Pak Usamah, saya meyakini tesis ini berpotensi menjadi buku. Oleh sebab itu, bahasan tentang Desa Madani sebagai program unggulan Parmusi juga harus mengemuka sehingga diketahui publik,” lanjutnya.

Sementara itu Tantan Hermansah, penguji sekaligus Kaprodi KPI-FIDKOM UIN Jakarta, memberikan saran agar Parmusi menjalin kerja sama dengan banyak pihak. Termasuk dengan kalangan akademisi dan ormas-ormas Islam lainnya.

“Pergerakan Parmusi juga pastinya membutuhkan dukungan dari pihak-pihak lain, seperti MUI, NU, Muhammadiyah, Persis, Hidayatullah, dan juga perguruan-perguruan tinggi seperti UIN Jakarta ini. Saran saya, Parmusi membuka kerja sama agar dapat saling melengkapi kegiatan dakwah masing-masing ormas,” kata Tantan.

Keberhasilan Usamah melewati ujian di sidang tesis ini mendapat ucapan selamat dari pembimbing tesis, Sihabuddin Noor. Kaprodi KPI sebelumnya ini bahkan mendorong Usamah untuk segera melanjutkan pendidikan doktoralnya.

“Pak Usamah ini senior saya. Tapi soal semangat, saya kalah dari beliau. Oleh karenanya saya menyarankan dan mendukung sekali Pak Usamah untuk lanjut ke S3 (strata 3),” ucap Sihabuddin.

Ia juga meyakini bahwa gerakan Parmusi di bawah kepemimpinan Usamah akan terus berkembang. Apalagi Usamah tak hanya memahami dakwah secara praktis, tetapi juga menguasai materi dakwah secara akademis. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here