Selain Hapus Pelajaran Al-Quran dari TK, Sudan Hentikan Radio Quran

372
Anak-Anak Sudan (Foto: Middle East Monitor)

Sudan, Muslim Obsession – Sudan akan menghentikan kurikulum pelajaran Al-Quran bagi siswa Taman Kanak-Kanak (TK) di bawah reformasi yang sedang dilaksanakan selama tahun akademik berikutnya.

Demikian diumumkan oleh Direktur Pusat Kurikulum dan Penelitian Pendidikan Nasional, Dr Omar al-Qairi.

“Perubahan skala besar sebagian besar akan diamati dalam sistem pendidikan taman kanak-kanak,” menurut rekaman audio yang didengar oleh editor outlet berita Sudan Matarees.

Dalam audio, Al-Qairi terdengar menjelaskan bahwa restrukturisasi akan terdiri dari membagi taman kanak-kanak menjadi dua fase; yang pertama terdiri dari anak-anak berusia antara tiga hingga empat tahun yang akan fokus pada bermain saja. Sedangkan, pada fase kedua para siswa diajarkan alfabet dalam bahasa Arab dan Inggris.

“Jadi, pembelajaran Al-Quran akan dihilangkan dari taman kanak-kanak secara keseluruhan,” ujar Al-Qairi seperti dilansir Middle East Monitor, Sabtu (11/1/2020).

Dia menambahkan bahwa pelajaran Al-Quran akan dibawa ke dalam kurikulum di sekolah dasar.

“Siswa-siswa prasekolah dan TK sebaliknya akan berlatih dan menghafal lagu-lagu nasionalis yang menanamkan dalam diri mereka cinta untuk negara mereka,” jelasnya.

Sementara itu, pemerintah telah menghentikan Radio Al-Furqan, yang mengudara tentang Al-Quran dari penyiaran. Dalam sebuah pernyataan, pembawa acara radio mengatakan, “Menghilangkan jutaan pendengar yang telah terbiasa mendengarkan program radio yang sekarang menjadi bagian dari kehidupan mereka adalah ketidakadilan yang hebat, karena bertentangan dengan prinsip kebebasan yang menimbulkan kekhawatiran tentang pemerintahan ini.”

“Membungkam suara Al-Quran merampas kebaikan orang-orang, dan di dalamnya juga menantang kitab Allah Swt. dan merupakan penghinaan bagi mereka yang meyakininya, dan mereka yang mendengarnya sepanjang hari dan malam melalui Radio Al-Furqan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here