Sekjen PBB Peringatkan Bencana Kemanusiaan di Afghanistan

50
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres (Foto: International Alliance of Women)

Muslim Obsession – Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan pada Selasa (31/8/2021) tentang “bencana kemanusiaan” yang menjulang di Afghanistan ketika ia mendesak negara-negara untuk menyediakan dana darurat setelah kepergian pasukan AS.

Guterres menyatakan keprihatinannya yang mendalam pada krisis kemanusiaan dan ekonomi yang semakin dalam di negara itu, menambahkan bahwa layanan dasar terancam runtuh sepenuhnya.

“Sekarang lebih dari sebelumnya, anak-anak Afghanistan, perempuan dan laki-laki membutuhkan dukungan dan solidaritas masyarakat internasional,” katanya dalam sebuah pernyataan, saat dia memohon dukungan keuangan dari negara-negara lain.

“Saya mendesak semua negara anggota untuk menggali lebih dalam bagi orang-orang Afghanistan di saat-saat tergelap mereka membutuhkan. Saya mendesak mereka untuk menyediakan dana yang tepat waktu, fleksibel dan komprehensif,” ujarnya, dilansir Arab News.

Guterres mengumumkan bahwa PBB akan merilis rincian seruan kilat untuk Afghanistan minggu depan.

Informasi tersebut akan merinci kebutuhan kemanusiaan paling mendesak dan persyaratan pendanaan yang dibutuhkan selama empat bulan ke depan.

“Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat Martin Griffiths akan mengoordinasikan seluruh sistem PBB dalam persiapan banding,” tambah Guterres.

Dia mengatakan hampir setengah dari populasi Afghanistan – 18 juta orang – membutuhkan bantuan kemanusiaan yang mendesak untuk bertahan hidup.

“Satu dari tiga orang Afghanistan tidak tahu dari mana makanan mereka berikutnya akan datang. Lebih dari separuh anak balita diperkirakan akan mengalami kekurangan gizi akut pada tahun depan. Orang-orang kehilangan akses ke barang dan jasa dasar setiap hari. Bencana kemanusiaan membayangi,” ucap Guterres.

Dia menambahkan bahwa kekeringan parah dan datangnya kondisi musim dingin yang keras yang berarti makanan tambahan, tempat tinggal dan pasokan kesehatan harus segera dilacak ke Afghanistan.

“Saya meminta semua pihak untuk memfasilitasi akses kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan untuk pasokan yang menyelamatkan jiwa dan menopang kehidupan, serta untuk semua pekerja kemanusiaan – pria dan wanita,” ujar dia.

Guterres mengatakan komitmen badan-badan kemanusiaan untuk tinggal di Afghanistan dan memberikan bantuan tidak akan goyah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here