Sebut Wanita Bercadar Seperti Perampok Bank, Boris Johnson Panen Hujatan

156
Boris Johnson (Foto: Sky News)

Inggris, Muslim Obsession – Perdana Menteri Kerajaan Inggris Theresa May mendukung panggilan untuk Boris Johnson agar dirinya meminta maaf kepada publik. Pasalnya, Mantan Menteri Luar Negeri tersebut dinilai telah melecehkan wanita Muslim.

Kontroversi itu bermula dari sepotong tulisan yang dibuat Johnson untuk Daily Telegraph, Senin (6/7/2018) mengenai “Apakah pakaian Muslim harus dilarang?”. Di mana dia menentang mengikuti jejak Denmark dalam melarang burqa.

Tapi di lain sisi dia mengibaratkan para wanita yang mengenakan burqa seperti sebuah ‘kotak surat’ dan ‘perampok bank’.

Komentar Johnson tersebut kemudian memicu kritik dan hujatan dari kelompok-kelompok Muslim dan sesama politisi, termasuk beberapa konservatif termasuk ketua Partai Brandon Lewis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here