Sebarkan Ajaran Islam, Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Filipina

471
Menlu - setkabgoid
Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi. (Foto: setkab.go.id)

Davao, Muslim Obsession – KJRI Davao City bekerjasama dengan Pemerintah Filipina dan UNHCR berhasil mendata 8.745 Warga Keturunan Indonesia atau disebut Persons of Indonesian Descent (PIDs) yang tersebar di delapan propinsi di Filipina Selatan.

Dari jumlah tersebut, 2.425 orang sudah diberikan Surat Penegasan Kewarganegaraan Indonesia (SPKI).

“Pendataan dan penegasan status bukan merupakan proses yang mudah. Alhamdullillah, dengan upaya keras akhirnya hal ini dapat kita lakukan,” kata Menlu RI, Retno LP Marsudi, melalui siaran pers dari Kementerian Luar Negeri RI, Rabu (3/1/2018).

Kunjungan ke Davao, Filipina Selatan, ini mengawali kerja diplomasi Menlu di tahun 2018. Kunjungan kerja ini memiliki dua misi utama yaitu pertama, menyerahkan paspor secara simbolik kepada WNI keturunan yang telah menetap dan tinggal di Filipina Selatan selama beberapa generasi.

Kedua, meluncurkan kerja sama pendidikan Islam antara Indonesia dan Filipina, terutama dengan sekolah-sekolah Islam di Mindanao, Filipina Selatan.

Peluncuran kerja sama pendidikan Islam antara Indonesia dan Filipina dilakukan di Madrasah Al-Munawwarah, Davao, Filipina Selatan.

Madrasah Al-Munawwarah adalah sekolah Islam pertama yang terakreditasi sejak 1996, saat penandatanganan Final Peace Agreement antara kelompok MNLF dan Pemerintah Filipina yang difasilitasi Indonesia. Saat ini madrasah tersebut memiliki 200 siswa, 13 guru, dan delapan imam.

Peluncuran kerja sama pendidikan ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan Presiden RI dan Presiden Filipina di sela-sela KTT ASEAN di Manila pada November 2017 yang menyapakati pentingnya mengembangkan pendidikan Islam yang menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Kerja sama pendidikan Indonesia-Filipina akan meliputi bidang-bidang pengembangan kurikulum, riset bersama dan workshop pendidikan dan program pertukaran pelajar.

Pada kesempatan tersebut, Indonesia mengumumkan akan memberikan 100 beasiswa per tahun untuk siswa madrasah asal Mindanao yang mencakup semua biaya selama di belajar di Indonesia.

Dalam kunjungan kerja ke Mindanao tersebut, Menlu RI juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Filipina, Rodrigo Duterte di Kantor Presiden di Panacan, Davao, Filipina Selatan. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here