Sebar Hoax Babi Ngepet di Depok, Ustadz Adam Ibrahim Jadi Tersangka

233

Depok, Muslim Obsession – Polisi menetapkan Ustadz Adam Ibrahim sebagai tersangka lantaran menyebarkan berita bohong atau hoax soal babi ngepet di Sawangan, Depok. Adam Ibrahim mengarang cerita seolah ada babi ngepet sungguhan di Depok.

Ternyata demi mengarang cerita itu, ia sampai membeli babi hutang atau celeng di media sosial. Ia membeli dengan cara online.

“Tersangka merekayasa dengan memesan secara online seekor babi dari pencinta binatang dengan harga Rp 900 ribu, ditambah biaya ongkos Rp 200 ribu,” jelas Kapolresta Depok Kombes Imran Siregar dalam jumpa pers di kantornya, Jl Margonda Raya, Depok, Kamis (29/4/2021).

Adam Ibrahim bekerja sama dengan 7 warga lainnya. Mereka menyusun skenario hingga mengatur peran masing-masing agar warga percaya soal babi ngepet atau babi jadi-jadian ini.

“Kemudian dirapatkan oleh tim mereka kurang-lebih delapan orang,” katanya.

Mereka mengarang cerita seolah-olah melihat sosok manusia yang tiba-tiba berubah menjadi babi.

“Mereka mengarang seolah-olah ada tiga orang, satu orang turun tanpa menapakkan kaki, dua orang pergi naik motor, tiba-tiba satu setengah jam berubah jadi babi. Padahal itu tidak benar,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Adam Ibrahim dkk juga menggambarkan ‘babi ngepet’ ini memakai kalung dan ikat kepala merah.

“Itu semua bohong, tidak benar,” ucapnya.

Adam mengarang cerita itu karena ingin terkenal dan populer sebagai seorang ustadz atau dai di masyarakat Sawangan. Namun aksi bohongnya itu tetap bisa dibongkar.

Isu babi ngepet ini membuat heboh warga Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok. Babi itu ditangkap warga karena dituduh mencuri uang-uang warga.

Setelah ditangkap, warga kemudian memotongnya dan menguburkannya. Memotong dan menguburkan ‘babi ngepet’ itu juga sudah masuk dalam skenarionya.

“Sudah itu sudah juga. Supaya skenario ini nyambung, dari awal sampai akhir itulah peran-peran orang tertentu sudah diatur dan dikubur di tempat tertentu dan sudah dipindah,” tuturnya.

Belakangan, polisi mengungkap isu soal babi ngepet itu sebetulnya tidak pernah ada. Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan fakta bahwa babi ngepet ini hanya karangan Adam Ibrahim.

Adam Ibrahim terpikir mengarang cerita soal babi ngepet ini karena mendapat laporan adanya sejumlah warga yang sering kehilangan uang. Untuk meredam keresahan warga soal hilangnya uang-uang warga ini, Adam Ibrahim kemudian mengarang soal babi ngepet. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here