Sebar Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos untuk Alihkan Isu Agama Prabowo?

532
Ilustrasi surat suara pemilu 2019. (Foto: cakrawalamedia.co.id)

Jakarta, Obsessionnews.com – Jagat dunia maya dihebohkan dengan kabar temuan tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos. Adalah Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief sebagai pihak pertama yang mengembuskan kabar tersebut.

Melalui akun Twitter pribadinya, @AndiArief__, Andi berkicau, “Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar”.

Di saat yang hampir bersamaan juga beredar broadcast message yang berisi informasi temuan tujuh kontainer berisi surat suara di Tanjung Priok. Broadcast tersebut lengkap dengan dua nomor kontak saksi yang diduga ikut melihat dan mengamankan temuan itu. Menurut boradcast itu, kedua saksi sedang ada di Tanjung Priok.

Namun setelah ditelusuri pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya dipastikan kabar tersebut hoax alias bohong. KPU menyatakan telah melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim melalui sambungan telepon. Sebelum melaporkan kasus tersebut secara resmi pihak KPU menyatakan akan terlebih dahulu mengumpulkan bukti-bukti lain.

Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menilai kabar temuan tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos sengaja diembuskan oleh pihak tertentu dengan maksud untuk mengalihkan isu agama calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Memang belakangan ini publik mulai meragukan keislaman Prabowo setelah beredar video Prabowo ikut merayakan Natal dan keengganannya mengikuti tes membaca Al-Quran dari Dai Aceh.

“Ketimbang orang menanyakan apa sebetulnya agama Prabowo, lebih baik sebar hoax agar isunya bisa teralihkan. Maka meluncurlah hoax mengenai selang cuci darah dan surat suara. Sejak semalam, grafik pembicaraan soal surat suara menanjak terus. Jelas ada yang mengorkestrasi,” ujar Eko dikutip dari laman Facebooknya, Eko Kuntadhi, Kamis (3/1/2019).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here