Rusia Sebut Majalah Seperti Charlie Hebdo Tidak Punya Tempat di Negaranya

118

Moscow, Muslim Obsession – Rusia tidak akan mengizinkan publikasi anti-Islam. Demikian pernyataan Peskov, Juru bicara Kremlin.

Dia mengesampingkan penerbitan karikatur ofensif tentang Islam di Rusia setelah majalah Prancis, provokasi Charlie Hebdo.

“Keberadaan media semacam itu di negara kita sama sekali tidak mungkin, termasuk dari segi peraturan perundang-undangan saat ini,” kata Peskov, dikutip dari Daily Sabah, Jumat (30/10/2020).

“Rusia sebagian adalah negara Muslim, ada hampir 20 juta Muslim di Rusia. Di sini, tentu saja, agama fundamentalnya adalah Kristen – kebanyakan dari semua kita memiliki orang Kristen yang tinggal di sini – keunikan negara kita justru pada multi-etnis dan multi-nya. Sifat religius dan semua agama hidup dengan penuh hormat satu sama lain,” tegasnya.

Pernyataannya tersebut muncul setelah skandal yang diprovokasi oleh Charlie Hebdo, yang menerbitkan karikatur ofensif Nabi Muhammad, dan melukai perasaan jutaan Muslim.

Publikasi kartun tersebut telah memicu gelombang kemarahan dan protes di seluruh dunia Islam serta kampanye untuk memboikot produk Prancis.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here