Rumahnya Ditawar 100 Juta Dolar, Jawaban Pria Palestina Ini Bikin Sedih!

105
Abed , warga Palestina (Foto: Gaza Media)

Muslim Obsession – Apakah nilai 100 juta dolar mampu membuat warga Palestina menjual rumahnya kepada Zionis Israel?

Inilah kisah dari pria Palestina yang tetap membela tanah airnya, meskipun rumahnya ditawari ratusan juta dolar.

“Pertama kali mereka memberiku 6 juta dolar. Hari kedua 7 juta dolar. Beberapa saat kemudian, datang seseorang dari mereka bernama Abu Waez bekerja sebagai supir taksi berkata kepadaku, “Wahai Abed, seorang pemukim ilegal mengirim saya kepada Anda. Ia ingin membayarmu 30 juta dolar”,” tutur Abed, seperti dikutip dari Gaza Media, Senin (11/2/2019).

Saya jawab, “Kemari, itu harga bagus”. Kemudian saya persilakan ia masuk ke teras rumah saya.

Saya katakan padanya, batu apa yang kamu mau dari langit wahai Abu Waez seharga 30 juta dolar tersebut?

Ia jawab, “Kamu gila ya?”

Saya katakan, “Siapa bilang saya tidak gila?”

Kemudian, dua orang Amerika datang. Saat itu saya sedang berdiri di gerbang rumah saya. Mereka bertanya, “Kamu Abed?”.

Saya jawab, “ya”.

Wahai Abed, mereka bilang kepada saya, “Kami  tahu mereka telah membayarmu 40 juta dolar, tapi kamu menolaknya.”

“Abed, jika kamu takut dengan Hamas, Jihad Islami atau orang-orang Arab, kami akan mengirimmu ke pemukiman Yahudi, Kiryat 4, dan dari Kiryat 4, lanjut ke Tel Aviv. Dari Tel Aviv ke Australia atau Amerika, kamu bebas memilih.”

Abed, kalau kamu mau buka proyek di luar, kami akan berinvestasi bersamamu. Sebelum kamu tanda tangan, simpan dahulu uangmu di bank-bank yang kamu pilih. Abed, 100 juta dolar, lho!

Kamu tahu itu kan?

Demi Allah setiap kali dia menaikkan harga, rasa cinta saya terhadap dunia pun bertambah. Karena ketika dia membayarmu 100 juta dolar, berarti kamu telah berikan harta karunmu.

Kita tahu harta karun itu sangat berharga. Saya yakin, Demi Allah jika saat itu saya ingin 100 juta dolar, saya terima. Tapi Demi Allah saudaraku, harta tidak memuliakan pemiliknya. Yang memuliakan seseorang itu hanyalah Allah Azza wa Jalla. 

Tentu saja saya menolak. Jangankan 100 juta, seluruh kekayaan dunia pun akan saya tolak.

Saya tidak akan mengkhianati rakyat ini. Uang adalah berkah, tapi jika ia bersih. Tapi jika dicelupkan kepada sesuatu yang kotor, ia akan menjadi racun, tidak bersih, Demi Allah tidak sama sekali.

Demi Allah sepotong roti dan sebuah tomat, sebanding dengan seluruh harta dunia. Ketika kamu sehat, aman, tenteram dengan tidak berkhianat.

Masa kecilku, aku habiskan bermain di tempat ini. Sekarang, kami tidak bebas. Anak-anak kami tidak bisa bermain bebas. Cucu-cucuku… Saya memiliki 20 cucu. Di manakah saya berikan mereka tempat tinggal? Kami akan tetap bertahan di sini.

Bagi seluruh umat Islam, jagalah kota ini. Ini bukan hanya amanah untukku saja, tetapi amanah untuk kalian semua. (Vina)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here