Rumah Opera Pertama Saudi Dibuka di Jeddah 

507
Para musisi tampil di Royal Opera House di Muscat saat melakukan perayaan wanita di Oman (Foto: Royal Opera House di Muscat)

Jeddah, Muslim Obsession – Rumah opera pertama Saudi dibuka di kota pelabuhan Laut Merah, Jeddah. Demikian disampaikan Ahmed Al-Khatib, ketua General Entertainment Authority (GEA).

Pengumuman tersebut merupakan bagian dari peluncuran kalender hiburan 2018 di Four Seasons Hotel di Riyadh. Al-Khatib mengungkapkan, untuk sektor hiburan selama dekade ke depan, anggaran yang digelontorkan sebesar $ 64 miliar.

“Rencana Arab Saudi untuk membuka gedung opera kelas dunia ialah sebagai bagian dari reformasi hiburan Kerajaan,” tutur Al-Khatib, seperti dilansir Arab News pada Jumat (23/2/2018).

Pada 2018, lebih dari 5.000 acara direncanakan akan digelar di 56 kota di Kerajaan. Diperkirakan, gedung opera akan selesai sekitar tahun 2022. Sultan Al-Bazie, mantan presiden Perhimpunan Budaya dan Seni Arab Saudi, menilai pengumuman tersebut sebagai langkah positif.

“Langkah yang signifikan untuk memperkaya kancah budaya Kerajaan Saudi. Pengumuman itu pantas mendapatkan sambutan yang hangat,” ungkapnya.

Sementara itu, Al-Bazie bertanya-tanya, tentang nasib Royal Arts Complex. Nantinya, apakah rumah opera baru itu akan menjadi pengganti gedung tersebut.

Pada tahun 1869 Gedung Opera Khedivial Mesir di Kairo menjadi gedung opera pertama di Afrika dan Timur Tengah. Dirancang oleh arsitek Pietro Avoscani (dari Livorno) dan Rossi. Gedung opera dibangun atas perintah Khedive Ismail untuk merayakan pembukaan Terusan Suez.

Pada tahun 2011, Oman membuka Royal Opera House di Muscat menjadi negara Arab pertama dan negara Teluk pertama yang memiliki sebuah gedung opera. Negara-negara Teluk lainnya seperti Dubai dan Kuwait kemudian turut membuka gedung opera. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here