Risma Digadang Jadi Mensos, Ini Bahan Pertimbangannya

72

Jakarta, Muslim Obsession – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini digadang-gadang bakal diangkat menjadi menteri sosial mengantikan Juliari Batubara yang tersandung kasus korupsi dana bantuan sosial Covid-19 di KPK.

Informasi itu datang salah satunya disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya Yusuf Lakaseng. Ia mengaku mendengar kabar bahwa Risma merupakan salah satu kandidat Mensos.

“Saya dapat kabar bahwa Ibu Risma ditunjuk Presiden RI Joko Widodo menjadi Menteri Sosial di Kabinet Indonesia Maju,” kata Yusuf di acara syukuran kemenangan Eri Cahyadi-Armuji di Surabaya, Ahad (13/12).

Informasi ini bisa jadi benar karena ada beberapa pertimbangan atau analisa.

1. Kader PDI-P

Pertimbangan yang pertama yang pasti adalah Risma merupakan kader PDI-P. Posisi menteri sosial saat ini memang merupakan jatah PDI-P, seperti halnya Juliari tersangka suap Bansos di KPK yang merupakan kader PDI-P. Pose mensos yang diisi kader PDI-P diyakini tidak akan berubah.

“Posisi mensos akan tetap diberikan ke PDIP lagi. Karena masih jatah PDI-P,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin.

2. Punya kedekatan dengan Megawati

Seorang yang disebut bakal menjadi calon menteri, pastinya harus punya jaringan luas. Jika dia dari kalangan partai, setidaknya punya kedekatan dengan ketua umum partainya. Tanpa punya kedekatan dengan ketua umum partai, rasanya mustahil bisa menduduki posisi partai.

Risma selama ini dikenal cukup dekat dengan ketua umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Faktanya ia sudah dua periode menjadi Wali Kota Surabaya diusung PDI-P atas rekomendasi Megawati. Risma dikenal juga sebagai kader yang royal terhadap partai.

Meski jabatan menteri merupakan hak prerogratif presiden. Namun jika itu merupakan jatah PDI-P, maka nama politisi yang akan menduduki posisi mensos  ada di tangan Megawati. Megaawti pasti akan mencari kader yang loyal terhadap partai dan dirinya. Tidak mungkin memilih orang yang bersebrangan.

3. Risma dikenal tegas dan bersih

Selama hampir 10 tahun menjadi wali kota, nama Risma memang sudah mendunia. Banyak perubahan yang terjadi di Surbaya. Tata kotanya juga terlihat semakin indah dan bersih. Banyak penghargaan dari luar yang diberikan kepada Risma sebagai predikat wali kota terbaik.

Risma juga dikenal sebagai wali kota yang tegas. Garang terhadap para birokasi yang coba-coba korupsi, memainkan anggaran pemerintah. 10 tahun jadi wali kota, nama Risma tetap bersih. Karenanya ia dianggap cocok menggantikan Jualiari, untuk kembali mengangkat citra PDI-P.

4. Dianggap cukup pengalaman

Dalam kesempatan itu Yusuf yakin Risma akan memiliki kinerja baik jika menjadi mensos. Sebab, kerja Risma sudah berhasil mengubah Surabaya. Untuk bisa menjadi mensos kata dia, tidak perlu harus kelas gubernur.

“Di Surabaya, wali kota bisa langsung meloncat ke menteri, tanpa harus menjadi Gubernur Jawa Timur terlebih dahulu. Ini menunjukkan kalau Surabaya itu kota mendunia,” jelas Yusuf. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here