Rhenald Kasali Galang Donasi Sembako untuk Pengemudi Taksi

162
Rhenald Kasali menggandeng Kitabisa.com dan Sido Muncul memberikan bantuan kepada para pengemudi taksi, Sabtu (4/4/2020).

Jakarta, Muslim Obsession – Jeritan suara pengemudi taksi yang tak mampu membeli sembako untuk anak istri dan viral beberapa hari ini, dijawab Guru Besar UI, Prof. Rhenald Kasali dengan tindakan nyata.

Rhenald menggandeng yayasan yang dibangunnya 8 tahun lalu bersama murid-muridnya, Kitabisa.com untuk menggalang dana dan membeli sembako untuk mereka.

“Suara curhatan pengemudi taksi itu riil. Di saat seperti ini, mereka semua menahan lapar untuk mencari sesuap nasi untuk anak-istri di rumah. Kita mendengarkannya, karena kita sama-sama pernah jadi penumpang,” ujarnya di Kantor Sido Muncul, Jakarta, Sabtu (4/4).

“Tentu kita mengapresiasi kesantunan dan kesigapan para pengemudi saat mengantar keluarga kita dengan selamat sampai tujuan,” imbuh Rhenald.

Hingga hari ini sudah terkumpul lebih dari Rp.700 juta dan Irwan Hidayat, pemilik Sido Muncul, akan mendonasikan tambahan 1.000 paket sembako.

Upaya yang digalang founder Rumah Perubahan ini untuk mendukung gerakan pemerintah mencegah penyebaran wabah melalui work from home (WFH). Ibarat sebuah koin dengan dua sisi, Rhenald melihat hal ini juga membuat aktivitas ekonomi berdampak pada pekerja di sektor transportasi.

Ia pun menggerakkan murid-muridnya untuk berpartisipasi. Di antara para penyumbang terdapat sejumlah menteri, artis, pendidik, dan pengusaha.

“Tapi yang membuat kami terharu, sebagian besar merahasiakan jatidirinya (anonim), dan banyak rakyat biasa yang menyumbang satu atau dua ribu rupiah dan mengirim doa,” paparnya. Tapi juga ada relasinya yang menyumbang lima puluh atau seratus juta rupiah karena memiliki kesamaan nilai dengan penggerak kewirausahaan sosial ini.

Dalam tempo dua minggu, upaya ini juga berhasil memobilisasi banyak selebgram untuk ikut melakukan kampanye. Menurut CEO Kitabisa.com, Alfatih Timur (Timmy), kini ada 1.800 campaigner yang sudah berhasil memobilisasi dana hingga Rp.82 miliar untuk kemanusiaan.

Menurut Rhenald, dalam situasi sulit seperti ini, semangat kerelawanan sosial harus ditumbuhkan. Sebab, dana APBN terbatas, sehingga tidak semua orang yang terdampak bisa terlindungi oleh program pemerintah yang pelaksanaannya pun butuh waktu. “Daripada ribut di sosmed atau di televisi, lebih baik kita bergerak cepat dalam tindakan,” ajaknya.

Bantuan yang terkumpul akan diserahkan dalam bentuk sembako kepada para pengemudi melalui kantin-kantin di setiap pool taksi.

“Harapan kami, kebaikan kecil ini dapat diikuti tokoh-tokoh lainnya agar mencukupi kebutuhan hidup para pekerja sektor informal,” jelasnya.

Inisiasi Rhenald itupun disambut positif banyak pihak. Untuk sosialisasi penggalangan dana, Rhenald membuat flyer simpatik untuk mengajak para donatur bergerak bersama. Dengan tekun, dia menyebarkan inisiatif penggalangan dana itu pada para relasi dan sahabatnya. Maka, para pelaku usaha, mahasiswa, hingga masyarakat pun akhirnya ikut tergerak.

Penggalangan dana yang merupakan bagian dari campaign #BersamaLawanCorona di platform Kitabisa.com ini akan terus dibuka hingga 57 hari mendatang.

“Kami melihat apa yang dilakukan Pak Rhenald ini posittif dan riil untuk membantu masyarakat yang terdampak, khususnya pengemudi taksi,” kata Irwan Hidayat, pemilik Sido Muncul.

Founder dan CEO Kitabisa.com Alfatih Timur menambahkan, Rhenald Kasali sangat proaktif dalam penggalangan dana. Gerakan inipun banyak didukung oleh public figure maupun selebgram sehingga campaign-nya pun bisa menjangkau banyak orang dalam waktu singkat.

“Baru enam hari sudah terkumpul lebih dari Rp.700 juta. Mudah-mudahan donasi akan terus mengalir sehingga makin banyak pengemudi taksi bisa dibantu,” ucapnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here