Resmi Terbentuk, Parmusi Banyumas Akan Perkuat Ekonomi Pedesaan

513
Pertanian
Ilustrasi: Petani di sawah.

Banyumas, Muslim Obsession – Kepengurusan daerah Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) Banyumas resmi dibentuk, Sabtu (3/11/2018). Ustadz Nadzar Muhammad Yusuf atau akrab dipanggil Ustadz Yusuf terpilih secara aklamasi sebagai ketua PD Parmusi Banyumas.

Pembentukan PD Parmusi Banyumas yang baru pertama kali ini dihadiri langsung oleh Ketua PW Parmusi Jawa Tengah Anding Sukiman.

Pada sambutannya, Yusuf menyampaikan bahwa dirinya merasa berat memanggul amanah tersebut. Kendati demikian, ia meyakini hal ini merupakan tugas mulia karena Parmusi adalah ormas Islam yang benar-benar terbukti telah bergerak di bidang dakwah, ekonomi, sosial dan pendidikan.

PD Parmusi Banyumas
Ketua PD Parmusi Banyumas Ustadz Nadzar Muhammad Yusuf (kanan) bersama bendahara terpilih Ustadz Jihad Akhiri.

“Apalagi Parmusi memposisikan sebagai connecting muslim yang berarti Parmusi dalam gerakan dakwah akan mengedepan persatuan umat Islam, dan menghindari khilafiyah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Muslim Obsession, Senin (5/11/2018).

Meski jumlah muslim di Banyumas mencapai 1,7 juta jiwa dari 1.8 juta jiwa, namun belum semuanya menjalankan shalat dengan baik. Apalagi kondisi ekonomi umat Islam terbilang pas-pasan sehingga perlu mendapatkan perhatian lebih.

“Terbentuknya Parmusi di sini semoga bisa menyadarkan umat Islam agar menjalankan shalat dengan baik dan kewajiban-kewajiban agama lainnya,” tambahnya.

Di sektor ekonomi, lanjut Yusuf, pihaknya akan memprioritaskan penguatan ekonomi pedesaan. Penduduk Banyumas yang mencapai 1,8 juta tersebar di 27 kecamatan dan 301 desa/kelurahan mayoritas hidup sebagai petani.

Menurutnya, saat ini kehidupan petani masih berat karena biaya produksi pertanian yang makin melonjak seperti harga pupuk, bibit, tenaga kerja, alsintan, dan insektisida. Padahal nilai tukar petani stagnan bahkan terkadang turun, sehingga tingkat pendapatan petani terdegradasi.

“Parmusi akan memberikan pendampingan pertanian mulai dari hulu sampai hilir sehingga petani akan meningkat kesejahteraannya. Seiring dengan itu gerakan dakwah bil lisan dan dakwah bil hal akan kami galakkan secara beriringan,” tegasnya.

Sebelum pelaksanaan program ekonomi dijalankan, menurut Yusuf, PD Parmusi Banyumas segera membentuk pengurus cabang di tingkat kecamatan dan pengurus ranting di tingkat desa. Hal ini penting dilakukan agar program yang dicanangkan dapat dilaksanakan secara massif sehingga dirasakan langsung oleh masyarakat. (And)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here