Relawan Gempa Lombok Duduk Bareng, Sujud Bareng

907
Relawan Lombok
Sebanyak 50 orang dari berbagai komunitas dan NGO untuk duduk bareng bertukar pikiran dan mencari sebuah formula yang pas untuk pasca dicabutnya Fase Tanggap Darurat oleh pemerintah di Lombok, Selasa (4/9/2018).

Lombok, Muslim Obsession – Tidak seperti aktivitas biasa pada hari-hari kerja di sore hari, Selasa (4/9/2018), posko Carnogonesia IPCN (Ikatan Pengusaha Cargo Nusantara) makin ramai didatangi orang-orang.

Mereka adalah para relawan yang peduli pada bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sore itu hadir sekitar 50 orang dari berbagai komunitas dan NGO untuk duduk bareng bertukar pikiran dan mencari sebuah formula yang pas untuk pasca dicabutnya Fase Tanggap Darurat oleh pemerintah.

“Pasca fase dicabutnya tanggap darurat, masyarakat masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan bahan makanan pokok begitu juga hunian untuk tinggal, bahkan masih banyak masyarakat yang mengaku belum tersentuh bantuan dari para relawan,” ujar Arif, perwakilan dari Alumni Kampus Umar Usman dalam rilis yang diterima Muslim Obsession, Rabu (4/9/2018).

Lebih dari 15 NGO dan komunitas turut serta hadir bertukar pikiran, menyampaikan temuan temuan mereka selama di lapangan.

Acara yang digagas oleh Gerak Bareng Community ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang apa yang mesti dilakukan pasca tanggap darurat.

“Semangat fastabikul khairat harus dijaga jangan sampai merusak niat dan cara. Kita membangun Lombok bukan dengan menunjukan ego kita sebagai lembaga, tapi lebih kepada kemampuan kita bersinergi dengan banyak pihak guna membawa ke maslahatan yang lebih banyak,” ujar Kak Iman Surahman Dongeng Ceria.

Acara yang ditutup dengan komitment bersama lintas NGO Komunitas untuk membangun sebuah project bersama di Lombok.

“Insya Allah duduk bareng ini akan dilakukan juga di Lombok bersama dengan relawan lokal dan lainnya. Karena dengan bersinergi antara komunitas atau lembaga dengan yang lain, proses recovery pasca tanggap darurat akan jauh lebih cepat dan lebih mudah,” tandas Komandan Gerak Bareng, Zaki. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here