Rekomendasikan Capres, MUI Imbau GNPF-Ulama Tak Sosialisasikan Hasil Ijtimanya

304
Kiai Ma'ruf Amin
Kiai Ma'ruf Amin (Foto: Lazis-NU

Jakarta, Muslim Obsession – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) telah merekomendasikan nama Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk menghadapi Pilpres 2019.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin mengimbau agar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) tak mengatasnamakan para ulama dalam menyosialisasikan hasil Ijtimanya yang mendukung salah satu Calon Presiden (Capres).

“Itu hak mereka untuk berkumpul tapi jangan mengatasnamakan ulama. Ulama kan yang di situ berapa orang. Siapa ulamanya. Jangan kemudian semua ulama, kemudian dianggap, diklaim, ya itu enggak boleh. Sebagian ulama yang ngumpul di situ,” ujarnya di gedung MUI, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Kiai Ma’ruf tidak mempermasalahkan jika ada ulama yang ingin masuk ke dunia politik praktis. Bahkan jika ulama merasa bisa mengembangkan agamanya melalui dunia politik, hal itu bisa saja dilakukan, “saya kira enggak ada masalah,”ungkapnya.

Kiai Ma’ruf tidak mempermasalahkan ulama masuk dalam struktur pemerintahan, dia menilai langkah itu sebagai bukti negara membutuhkan ulama untuk turut serta membangun bangsa.

Tugas ulama, kata Kiai Ma’ruf, salah satunya menjaga bangsa, masyarakat agar Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman dan lancar. Dengan peran itu diharapkan tidak terjadi konflik di masyarakat.

” Supaya tetap menjaga persaudaraan secara Islam, secara ukuwah Islamiyyah, ukuwah Wathaniyah ini. Ulama menjaga itu tugasnya, mengawal bangsa mengawal umat,” pungkasnya. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here