Realisasi Janji Wakapolri Ditunggu Umat

764

Jakarta, Muslim Obsession – Realisasi janji Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Syafruddin untuk segera memberikan rasa aman dan nyaman bagi para ulama, ustadz, dan guru ngaji dari ancaman dan tindakan kekerasan terhadap para juru dakwah yang merebak belakangan ini sangat di tunggu-tunggu oleh umat di berbagai daerah di Tanah Air.

Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) H. Usamah Hisyam mengungkapkan hal itu setelah dirinya berkeliling daerah untuk membina para Dai Parmusi.

“Saya satu pekan terakhir keliling beberapa daerah menemui para ustadz dan dai Parmusi. Teman-teman ulama Parmusi dari seluruh Indonesia mengirim WhatsApp minta perlindungan keamanan dari kemungkinan tindak aksi kekerasan yang dilakukan pihak-pihak tak bertanggung jawab terhadap ulama dan ustadz,” kata Usamah saat menutup Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) ke-3 Parmusi Jakarta, Ahad (25//2/2018) di Sekretariat Parmusi Jakarta di kawasan Condet Jakarta Timur.

“Barusan saya juga mendapat laporan dari KH Abdul Ghani, Dai Pembina Parmusi Jakarta, bahwa beliau ada yang terus mengikuti. Saya pastikan lawan saja, laporkan kepada polisi. Karena Wakapolri beberapa hari lalu sudah berjanji untuk segera mengungkap aksi pelaku kekerasan kepada ulama atas perintah langsung Presiden dan Wakil Presiden,” sambungnya.

Ketum Parmusi H. Usamah Hisyam dan Wakapolri Komjen Syafrudin saat betemu di Kantor Dewan Masjid Indonesia di Kawasan Senopati Jakarta Selatan awal pekan lalu. (Foto: Muslim Obsession)

Menurut Usamah, sikap dan kebijakan pemerintah serta kepolisian yang disampaikan Wakapolri diharapkan bukan sekadar janji, tetapi harus ditindaklanjuti secara nyata oleh aparat keamanan di daerah.

“Ini sangat penting agar memberikan rasa tenang para ustadz dan dai dalam berdakwah. Setiap hari saya menerima WhatsApp dan telepon dari dai-dai Parmusi daerah. Mereka mengeluhkan situasi keamanan yang tdak kondusif untuk berdakwah. Karena itu mari kita apresiasi sikap Wakapolri yang tegas, tidak akan membiarkan tindak kekerasan terhadap ustadz dan ulama,” ujar Usamah.

Usamah meyakini, sikap Wakapolri tersebut akan dilaksanakan secara sungguh-sungguh. Apalagi sehari-hari Komjen Syafruddin dikenal sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia, sehingga sangat memahami kegiatan dakwah dan kehidupan ulama.

Bilamana para pelaku tindak kekerasan terhadap ulama bisa diungkap aparat kepolisian, lanjut Usamah, hal tersebut akan memperbaiki citra kepolisian di kalangan umat menjadi sangat positif.

Sebelum menaiki mobilnya untuk menuju bandara Halim Perdana Kusuma, Usamah yang akan bertolak ke Makasar menegaskan, awal pekan lalu ia telah bertemu Wakapolri Syafrudin di kantor Dewan Masjid Indonesia, Jakarta.

“Keluhan para ulama, ustadz, dan dai-dai Parmusi sudah saya sampaikan kepada Wakapolri. Insya Allah beliau berjanji akan menangani secara serius,” tandas Usamah. (Hilmi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here