Ramadhan di Tengah Pandemi, Menlu AS Sampaikan Empati kepada Muslim

195

Chicago, Muslim Obsession – Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo merilis sebuah pernyataan pada Kamis (23/4/2020) kepada Muslim di seluruh dunia pada awal Ramadhan.

Pompeo mengatakan sebagai bagian dari upaya penanggulangan virus, Departemen Luar Negeri tidak akan menjadi tuan rumah acara buka puasa lokal di kedutaan dan kantor di banyak lokasi di seluruh dunia, termasuk di dunia Arab dan Muslim.

“Atas nama rakyat Amerika, saya menyampaikan harapan terbaik saya kepada komunitas Muslim di Amerika Serikat dan di seluruh dunia saat mereka menandai awal bulan suci Ramadhan,” tambahnya, dikutip dari Arab News.

“Ramadhan adalah masa introspeksi, pelayanan, dan kasih sayang. Di Amerika Serikat, dalam keadaan normal, banyak masjid, rumah, dan pusat komunitas menyambut teman dan tetangga dari agama yang berbeda untuk bersatu di bawah satu atap, menggemakan nilai-nilai Amerika kita tentang inklusi dan amal,” kata Pompeo.

“Kami mendesak semua pemerintah dan masyarakat untuk menggunakan waktu ini untuk fokus pada layanan dan persatuan, untuk tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan yang paling rentan dan terpinggirkan saat kami terus berjuang untuk menghentikan krisis COVID-19,” imbuh dia.

Ramadhan menurutnya adalah pengingat bagi orang-orang dari semua agama untuk berjuang dalam belas kasih, merefleksikan tindakan kita sendiri, dan memastikan semua individu aman di saat kesulitan.

“Tahun ini, COVID-19 tiba-tiba mengubah pertemuan dan perayaan banyak Muslim di seluruh dunia. Muslim yang berencana melakukan perjalanan ke Makkah untuk naik haji, umrah dan mengunjungi dua Masjid Suci Makkah dan Madinah, telah didorong untuk menunda rencana mereka demi mengurangi penyebaran penyakit ini,” tuturnya.

Dalam keadaan normal, banyak kedutaan dan konsulat di seluruh dunia menyelenggarakan resepsi buka puasa untuk merayakan dan menghormati nilai-nilai perdamaian dan persahabatan yang diwakili oleh Ramadhan.

“Tahun ini, mereka akan terlibat dalam cara-cara kreatif yang terus menunjukkan kemanusiaan kita bersama dan komitmen untuk mempromosikan kebebasan beragama dan inklusi di rumah. Sekali lagi, saya berharap komunitas Muslim di seluruh dunia merayakan Ramadhan yang diberkati dan damai,” pungkas dia.

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here