Ramadhan Anugerah Allah untuk Umat Islam

546
Menag - Taushiyah Ramadhan
Menag Lukman menyampaikan tausiyah di Mushola Tarbiyah Lantai 8 Kantor Kemenag (Foto: Boy/kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menuturkan bahwa Ramadhan merupakan anugerah dari Allah untuk umat Islam. Menurutnya, Ramadhan menjadi ruang untuk menempa diri, berlatih agar kembali ke jati diri manusia atau kepada fitrahnya.

“Itulah kenapa saat mengakhiri Ramadhan dan memasuki Syawal (disebut) kita kembali ke fitrah. Fitrah terbagi dua yakni basyariyah dan insaniyah. Maknanya sama namun memiliki titik tekan yang berbeda. Basyariyah adalah unsur tanah pada diri manusia dan insaniah adalah unsur ruhaniyah,” ujar Menag, Kamis (17/5/2018).

Menag mengatakan hal tersebut dalam taushiyah Shalat Zuhur berjamaah dengan jajarannya, ASN Kementerian Agama di Mushalla At-Tarbiyah. Di hari pertama Ramadhan 1439 H itu, mushalla yang berada di Lantai 8 Kantor Kemenag (Ditjen Pendidikan Islam), Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, dipadati jamaah.

Pada kesempatan itu Menag mengajak keluarga besar Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas puasa dari yang awam menjadi puasa khusus. Puasa awam sebatas menahan dari rasa haus, lapar, hubungan suami istri, dan hal membatalkan lainnya.

“Puasa khusus yaitu menahan seluruh indra, mata, telingga dan seluruh anggota tubuh (dari berbuat maksiat), selain juga menjalankan puasa layaknya puasa awam. Ada lagi puasa khusus diantara kumpulan puasa khusus, di mana seseorang mampu mengembalikan semua aspek kehidupannya kepada Tuhan,” kata Menag.

“Kita harus bersyukur karena diberi kesempatan menikmati Ramadan. Mudah-mudahan Allah memberi kesempatan kita untuk menuntaskan Ramadan tahun ini dan menikmati Ramadan di tahun-tahun yang akan datang,” pungkasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here