Rajin Shalat Subuh, 20 Warga Palembang dapat Hadiah Umrah 

493
Makkah (Foto: Salaam Gateway)

Palembang, Muslim Obsession – Pemerintah Kota Palembang mengapresiasi warga setempat yang paling rajin shalat shubuh berjamaah selama Ramadhan 1440 H dengan hadiah ibadah umrah. Penilaian dilakukan melalui aplikasi Si Abuh.

“Kami serahkan hadiah umrah kepada 20 orang sebagai apresiasi pemkot kepada masyarakat yang sudah bersungguh-sungguh shalat shubuh sekaligus menggunakan aplikasi Si Abuh sesuai janji kami awal Ramadhan lalu,” tutur Harnojoyo saat menyerahkan hadiah pada kegiatan Halal bi Halal Pemkot Palembang, Kamis (13/6/2019).

Para penerima umrah terdiri dari 20 orang, terbagi 10 orang masyarakat umum dan 10 orang ASN serta non-ASN Pemerintah Kota Palembang, tiga orang di antaranya bahkan masih satu keluarga.

Harnojoyo berharap hadiah umrah dapat memotivasi masyarakat Kota Palembang agar lebih rajin melaksanakan shalat shubuh dengan niat lurus beribadah, terutama bagi 20 orang tersebut harus semakin giat serta mengajak warga lain shalat shubuh.

“Kami terus membuka kesempatan bagi warga Kota Palembang yang ingin umrah, pakai terus aplikasi Si Abuh karena program ini terus berlanjut,” kata Harnojoyo seperti dikutip dari Go Muslim, Jumat (14/6/2019).

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Palembang, Riza Fahlevi, menerangkan 20 orang tersebut menempati urutan teratas poin tertinggi dari ribuan pengguna Si Abuh.

“Penilaian dilakukan selama Ramadhan dengan metode otomatis, yakni warga yang tidak absen sehari saja maka langsung gugur,” ujar Reza.

Selama Ramadhan, warga harus hadir di masjid dan mengabsen lewat Si Abuh 45 menit sebelum adzan subuh, lalu aplikasi akan mendeteksi lokasi masjid, jika warga mengabsen dari rumah maka poinnya hilang.

Kemudian, usai absen warga wajib berswafoto di masjid untuk memverifikasi absensi Si Abuh, proses tersebut harus cepat dilakukan setiap hari karena aplikasi juga mengurutkan peringkat berdasarkan waktu terawal.

“Setelah Ramadhan aplikasi Si Abuh tetap lanjut, tapi kuotanya hanya tiga orang setiap dua bulan sekali, waktu absennya juga diperlambat menjadi 15 menit sebelum adzan shubuh, periode selanjutnya akan dimulai paling lambat awal Juli 2019, jadi bagi yang belum dapat umrah masih ada peluang,” papar dia.

Salah satu penerima hadiah umrah, Andi, mengaku tidak menyangka meraih peringkat ke enam dari ribuan pengguna Si Abuh dan berkesempatan diberangkatkan umrah.

“Awalnya saya hanya iseng-iseng saja mencoba aplikasi Si Abuh, ternyata benar dapat umrah, kebetulan rumah saya dekat dengan masjid,” ujar Andi yang merupakan warga Sukabangun 2 Palembang yang berprofesi sebagai guru di sekolah swasta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here