Raja Yordania Menilai Washington Kurang Memahami Islam

1369
Raja Yordania Menilai Washington Kurang Memahami Islam

Washington, Muslim Obsession – Raja Abdullah II dari Yordania meyakini Islam tidak sepenuhnya dipahami oleh orang-orang yang berada di Washington.

“Entah saya berada di Washington, di aula Kongres atau dalam pemerintahan, saya pikir mungkin tidak ada pemahaman tentang Islam dalam diri mereka,” kata pemimpin Yordania dalam sebuah wawancara yang disiarkan Ahad (4/2/2018).

Raja membela agama tersebut, dengan mengatakan dasar-dasar Islam memiliki kebajikan moral yang sama yang juga terlihat pada agama-agama lain.

“Ketika kita semua saling menyapa sebagai orang Arab dan Muslim, dengan sapaan ‘Assalamu’alaikum’ (keselamatan bagimu)” tambahnya. Ini menggambarkan ungkapan moral yang sering diucapkan sebagai “basis Islam,” katanya kepada Zakaria, MC pada wawancara tersebut.

Dilansir The Hill pada Senin (5/2/2018), Raja Abdullah II mengakui, kelompok tertentu dan perang saudara telah menciptakan serangkaian masalah dan tantangan. Namun dia menyarankan agar kebanyakan Muslim memerangi ekstremisme.

“Masalah yang kita hadapi sekarang, dan mungkin karena kurangnya pemahaman. Kita sebagai Muslim hidup berdampingan dengan orang Kristen, Yahudi dan agama lain untuk melawan momok (ekstremisme) ini. Yang mana masih menjadi masalah jangka panjang,” paparnya.

“Kita semua menginginkan masa depan yang lebih baik untuk anak-anak kita maupun anak-anak mereka,” katanya.

Pernyataannya tersebut muncul setelah Trump berulang kali menggambarkan Islam dan kepentingan Amerika Serikat sebagai lawan satu sama lain. Trump juga mengklaim kebencian Islam atas Amerika Serikat. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here