Raja Ampat Akan Jadi Destinasi Sosial Kampung Zakat

601
Raja Ampat Diharapkan Jadi Destinasi Sosial Kampung Zakat (Foto: Bimas Islam)

Raja Ampat,Muslim Obsession – Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Islam mengupayakan koordinasi dan sinergitas program bersama para stakeholders perzakatan. Stakeholders dimaksud antara lain BAZNAS maupun dengan Forum Zakat (FOZ) yang merupakan asosiasi dari Lembaga Amil Zakat dalam menggerakkan pemberdayaan ekonomi umat, yaitu pilot project program Kampung Zakat.

Program yang monumental ini telah telah ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 298 Tahun 2018 Tentang Penetapan Kelompok Kerja Kampung Zakat di Wilayah Tertinggal.

Demikian disampaikan Kasubdit Pengamanan Aset Wakaf Muhajir Al-Ghadri yang mewakili Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf saat memberikan sambutan dalam peresmian Kampung Zakat Kampung Harapan Jaya, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Sebagai inisiator program, Muhajir menambahkan, Ditjen Bimas Islam diharapkan mampu mengoptimalkan fungsi zakat untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang efektif dan efisien dalam pelayanannya.

Harapannya, persoalan kemiskinan di wilayah tertinggal dapat teratasi melalui pemberdayaan zakat, hal ini sesuai dengan tujuan pengelolaan zakat yang telah termaktub dalam Pasal 3, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Raja Ampat yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Pemerintahan Umum Muhiddin Umaleleng, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi secara mendalam kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Agama yang telah menjadikan Kampung Harapan Jaya sebagai program percontohan atau pilot project Kampung Zakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here