Puasa Hari Jumat dan Puasa Daud Bisakah Digabung?

2861
Ilustrasi. Foto Istimewa
Ilustrasi. Foto Istimewa

Jakarta, Muslim Obsession – Pernah mendengar bahwa sebagai umat Muslim tidak diperbolehkan berpuasa pada hari Jumat jika tidak diikuti puasa pada hari sebelum atau sesudahnya?

Lantas bagaimana dengan puasa selang-seling atau biasa disebut puasa Nabi Daud? Bolehkah kita menyatukan puasa Nabi Daud dengan puasa Senin-Kamis?

Pertanyaan tersebut diajukan oleh salah satu jamaah kepada Buya Yahya. Mari simak penjelasan dari Buya Yahya mengenai pertanyaan tersebut.

Menurut Buya Yahya, puasa di hari Jumat hukumnya makruh jika tidak disertai sehari sebelumnya atau sehari setelahnya.

Kemakruhan ini akan menjadi hilang atau tidak makruh lagi, jika bertepatan dengan kebiasaan puasa yang dijalani seperti bertepatan saat puasa Daud.

Atau memang hari Jumat itu bertepatan dengan hari disunnahkan puasa secara khusus seperti puasa Arafah atau karena mengqadha puasa wajib.

“Artinya, jika Anda puasa Daud di saat jatuh harinya berpuasa bertepatan hari Jumat, maka itu tidak makruh lagi atau anda ingin mengqadha puasa atau ingin puasa Arafah bertepatan di hari Jumat, maka saat itu tidak makruh lagi biar pun tidak disertai sehari sebelum dan sesudahnya,” kata Buaya Yahya, seperti dilansir dari buyayahya.org, Jumat (4/10/2019).

Buaya melanjutkan, puasa Daud AS adalah puasa sehari dan buka sehari. Jika saat berbuka bertepatan hari disunnahkan puasa seperti hari Senin atau Kamis atau hari Arafah, maka puasa Daud AS tidak menghalangi puasa Senin-Kamis, Arafah dan semisalnya yang memang telah disunnahkan secara khusus, dengan keutamaan khusus seperti penghapus dosa setahun untuk puasa Arafah atau hari diangkatnya amal untuk puasa Kamis, bahkan justru puasa tersebut lebih berhak untuk dijalani.

“Oleh sebab itu tidak bertentangan bagi yang puasa Daud AS dan di saat semestinya berbuka bertepatan dengan puasa Senin atau Arafah, lalu ia puasa Arafah dan Senin dan hal itu tidak membatalkan makna puasa Daud AS. Sedangkan puasa Daud boleh digabungkan. Ambilah keutamaan dua-duanya,” pungkasnya. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here