PTKIN Diminta Responsif dalam Persoalan Aktual Keagamaan

333
Acara Rapat Koordinasi PTKIN di Jakarta (Foto: Twitter Kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) diminta untuk lebih responsif dalam mengkaji persoalan-persoalan aktual. Jangan hanya asyik tentang persoalan internal saja.

Penegasan ini disampaikan oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin saat membuka acara Rapat Koordinasi PTKIN di Jakarta.

Lukman melihat banyak hal yang telah dicapai PTKIN dalam beberapa tahun terakhir, utamanya terkait sarana dan prasarana. Bahkan, 2019, akan dilakukan pembangunan 41 PTKIN untuk menambah daya dukung kapasitas agar akses lulusan pesantren dan madarasah untuk kuliah semakin terbuka. Namun, hal itu dinilai masih dalam kaitan urusan internal.

“Saya melihatnya kita masih berkutat pada masalah internal semata, termasuk masalah kekurangan guru besar. Saya belum menemukan bagaimana dampak positif secara langsung keberadaan PTKIN dalam merespon persoalan aktual keagamaan di Indonesia secara signifikan,” ujar Menag seperti dikutip dari laman web Kemenag, Jumat (22/2/2019).

Menurut Lukman, PTKIN harus mulai memberikan porsi yang cukup terhadap persoalan ini tanpa mengurangi apa yang sedang dan terus dilakukan karena memang menjadi skala prioritas.

“Poin yang ingin saya sampaikan, kita jangan menghabiskan seluruh energi kita, seluruh sumberdaya yang kita miliki hanya berkutat pada urusan internal, meskipun itu penting,” tuturnya.

Untuk itu, civitas akademika PTKIN dituntut lebih responsif terhadap dinamika masyarakat sekitar dengan melakukan pendekatan berbasis kajian akademik. Dengan begitu, prestasi PTKIN lebih dirasakan, tidak semata soal sarana prasarana yang semakin bagus saja. (Poy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here