Pro Kontra Larangan Burqa di Belanda

612
Seorang Perempuan Memakai Burqa (Foto: DW)

Belanda, Muslim Obsession – Beberapa negara sudah membuat aturan untuk tidak menggunakan pakaian yang menutupi wajah, niqab dan burqa. kini giliran Belanda yang menyetujui agar tidak menggunakan niqab dan burqa di beberapat tempat umum.

“Pakaian jenis ini dilarang digunakan di beberapa tempat umum, seperti di lembaga pendidikan, institusi kesehatan, rumah sakit, gedung pemerintah, dan transportasi umum,” ujar Politisi ultrakanan dari Freedom Party Geert Wilders seperti dilansir Independent, Kamis (28/6/2018).

Selain itu, Geert Wilders menyatakan disetujuinya peraturan tentang tata cara berbusana di ruang publik ini merupakan kemenangan besar.

Dalam peraturan yang telah disetujui parlemen Belanda, hijab tidak termasuk busana yang dilarang karena hanya menutupi rambut. Kemudian, penggunaan burqa dan niqab pun tak dilarang bila hanya di jalanan umum. Pemerintah Belanda mengklaim orang-orang akan tetap memiliki kebebasan penuh dalam memilih cara berpakaian.

Menanggapi aturan baru tersebut, Profesor antropologi dan sosiologi di Universitas Amsterdam Annelis Moors menyebut larangan penggunaan busana tertutup seperti niqab dan burqa akan mengikis ruang gerak perempuan Muslim di Belanda.

“Ini sebenarnya hampir larangan lengkap karena satu-satunya ruang yang masih tersedia bagi perempuan (yang mengenakan penutup wajah) adalah jalan dan sektor swasta,” katanya.

Kendati demikian, Moors menilai, sektor swasta juga dapat mengadopsi peraturan serupa, yakni melarang penggunaan niqab dan burqa.

“Jadi, ini membuat perempuan sangat sedikit ruang,” tandasnya.

Namun, Senator dari Green Party, Ruard Ganzevoort, memiliki pandangan serupa dengan Moors. Ia berpendapat diadopsinya peraturan larangan penggunaan niqab dan burqa akan mempersempit ruang gerak perempuan di Belanda, khususnya mereka yang beragama Islam.

“Ini benar-benar tidak proporsional dan satu-satunya efek adalah banyak dari perempuan ini akan lebih banyak tinggal di rumah. Mereka tidak akan memiliki kesempatan pergi ke sekolah. Mereka tidak akan memiliki kesempatan belajar berenang, dan semua hal itu,” sambungnya. (Bal)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here