Pria yang Bawa Poster Kritik Jokowi di Blitar Dibebaskan, Diberi Sembako

97

Jakarta, Muslim Obsession – Seorang pria sekaligus peternak asal Blitar yang sempat ditangkap aparat lantaran membentangkan poster kritik saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke daerah tersebut, Selasa (7/9), akhirnya dibebaskan, dan mendapat bantuan.

Bantuan itu diberikan oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setyawan, disela pertemuan jajaran kepolisian dengan Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Blitar.

“Polres Blitar Kota bersilaturahmi dengan anggota PPRN Kabupaten Blitar, dan berikan bantuan paket sembako dari Presiden RI Jokowi,” kata Yudhi, Kamis (9/9).

Pertemuan berlangsung di rumah Subani salah satu anggota PPRN, di RT 4 RW 3, Desa Suruwadang, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

“Kegiatan ini dalam rangka menyikapi dinamika situasi kamtibmas yang terjadi di Wilayah Blitar, pasca-munculnya aksi spontanitas kelompok peternak, saat kunjungan Presiden Jokowi,” katanya.

Sebelumnya, video di media sosial dan media massa menayangkan momen seorang pria membentangkan poster ke Jokowi. Momen itu terjadi saat Jokowi berangkat dari area vaksinasi Covid-19 ke makam Bung Karno di Blitar, Selasa (7/9).

Pria tersebut membentangkan poster saat Jokowi melambaikan tangan dari jendela mobil. Poster itu bertuliskan: “Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar.”

Usai mobil Jokowi melintas, seseorang merampas poster tersebut. Kemudian, aparat kepolisian terlihat meringkus pria itu dan memasukkannya ke dalam mobil. 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan pihaknya sempat meminta keterangan pria itu sebelum akhirnya langsung dipulangkan.

“Yang bersangkutan tidak ditahan, tidak diamankan, hanya dimintai keterangan,” katanya, Rabu (8/9).

Usai dimintai keterangan, Gatot menyebut pria itu juga telah dipulangkan ke rumahnya dan sudah bersama dengan keluarganya. Polisi, kata dia tak menindak pria itu, malah aspirasi yang bersangkutan ditindaklanjuti dan diakomodir Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) setempat.

Aksi penangkapan seorang pria yang membawa spanduk saat kujungan Jokowi mendapat kritikan dari banyak pihak. Desakan begitu dari masyarakat yang meminta agar polisi segara membebaskan. Tindakan polisi dianggap berlebihan. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here