Pria Sakit Jiwa Serang 4 Jamaah di Masjid Afrika Selatan

72
Skizofrenia (Foto: Ilustrasi)

Afrika Selatan, Muslim Obsession – Pria Somalia yang ditembak mati setelah menikam dua jamaah dan melukai dua lainnya di sebuah masjid di Afrika Selatan, dinyatakan memiliki gangguan jiwa, pada Kamis (5/7/2018).

Polisi menyatakan bahwa pelaku menderita skizofrenia. Oleh karena itu, mereka mengesampingkan motif ekstremis di balik serangan yang terjadi dua pekan lalu itu.

Polisi mengatakan bahwa tersangka, Nur Arawal, yang berusia 23 tahun, baru-baru ini telah dibebaskan dari rumah sakit jiwa di Cape Town.

“Pria itu menderita skizofrenia, kami tidak bisa menghubungkannya dengan aktivitas ekstremis atau radikal apa pun,” kata Hangwani Mulaudzi, juru bicara unit penyelidikan polisi Hawks, kepada AFP, Jumat (6/7/2018).

Arawal ditembak mati oleh polisi di masjid di Malmesbury, sebelah utara Cape Town, setelah memasuki masjid dengan membawa pisau dan menyerang jamaah.

Padahal, insiden semacam itu pernah terjadi. Kurang dari sebulan setelah serangan lain di sebuah masjid, di pinggiran kota pelabuhan timur Durban.

Tiga penyerang tak dikenal membunuh pemimpin masjid dengan menggorok lehernya dan melukai dua lainnya, setelah shalat subuh pada 10 Mei 2018 lalu.

Dikutip dari Alodokter, Skizofrenia adalah gangguan mental kronis yang menyebabkan penderitanya mengalami delusi, halusinasi, pikiran kacau, dan perubahan perilaku. Kondisi yang biasanya berlangsung lama ini sering diartikan sebagai gangguan mental. Mengingat sulitnya penderita membedakan antara kenyataan dengan pikiran sendiri.

Penyakit skizofrenia bisa diidap siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Kisaran usia 15-35 tahun merupakan usia yang paling rentan terkena kondisi ini. Penyakit skizofrenia diperkirakan diidap oleh satu persen penduduk dunia. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here