Presiden Lebanon: Ledakan Beirut Karena Rudal atau Bom

90

Beirut, Muslim Obsession – Presiden Lebanon Michael Aoun mengungkapkan bahwa ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut, Ibu Kota Lebanon terjadi karena serangan rudal atau bom yang merupakan campur tangan dari asing.

“Ini adalah kelalaian atau campur tangan asing melalui rudal atau bom,” ucap Aoun dikutip dari AFP, Jumat (7/8/2020).

Meski begitu, ia justru menolak seruan banyak kalangan untuk mengizinkan penyelidikan internasional. Aoun adalah yang pertama dari petinggi negara Lebanon, tentang kemungkinan ledakan Beirut disebabkan oleh serangan.

Sebelumnya para pihak berwenang mengatakan, ledakan yang menewaskan lebih dari 150 orang dan melukai sedikitnya 5.000 itu disebabkan 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan selama 6-7 tahun di gudang, meledak.

Para warga Lebanon, kelompok advokasi, dan para kepala negara asing telah menyerukan penyelidikan internasional atas ledakan itu, guna memastikan ketidakberpihakan.

Ketika ditanya jurnalis dalam wawancara di televisi, apakah menurutnya penyelidikan internasional akan mengaburkan kebenaran, presiden menjawab “tentu saja”.

Beberapa saat kemudian di akun Twitter-nya, Aoun menjelaskan pandangannya lebih lanjut. “Tujuan di balik seruan untuk penyelidikan internasional atas masalah pelabuhan adalah untuk mengaburkan kebenaran.”

Sebaliknya, presiden berusia 85 tahun menyerukan “keadilan segera ditegakkan”. Aoun mengonfirmasi sementara ini ada 20 tersangka yang diinterogasi.

Ia juga bersumpah penyelidikan dari pemerintah tidak akan memberi ampunan ke pelaku, baik itu pejabat tinggi maupun pegawai biasa. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here