Presiden Jokowi: Pemilu Jangan Sampai Rusak Ukhuwah Islamiyah 

356
Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (Foto: Times Magazine)

Sukoharjo, Muslim Obsession – Saat menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Tingkat Kenegaraan Tahun 2019, di Gedung Olahraga (GOR) Pandawa, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (3/4), Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa perbedaan-perbedaan yang ada merupakan anugerah dari Allah Swt.

Hal itu, menurut Presiden, sudah menjadi sunatullah, sudah menjadi hukum Allah kepada bangsa dan negara Indonesia.

“Perbedaan-perbedaan itu jangan menjadikan kita ini tidak seperti saudara lagi. Sekali lagi ini sudah sunatullah, sudah menjadi hukum Allah kepada kita bangsa Indonesia, berbeda-beda,” tambahnya sebagaimana dilansir Setkab, Kamis (4/4/2019).

Lebih lanjut, Presiden juga mengingatkan bahwa meski ada pemilihan Presiden, Gubernur, Bupati, maupun Wali Kota, ukhuwah islamiyah tetaplah harus dijaga.

Tujuannya, menurut Presiden, agar kehidupan dalam berbangsa dan bernegara itu bisa menjadi lebih baik dari hari ke hari.

“Bisa menjaga ukhuwah islamiyah kita, bisa menjaga ukhuwah wathaniyah kita, dan lebih jauh lagi bisa menjaga ukhuwah insaniyah kita dan ukhuwah basyariyah kita,” pungkas Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa untuk mengurusi itu semua perlu Manajemen Negara karena Indonesia bukanlah satu daratan saja melainkan 2/3 luasnya merupakan lautan.

“Semuanya perlu logistik, semuanya perlu makan, semuanya perlu infrastruktur, semuanya perlu jalan, semuanya perlu bendungan, semuanya perlu air,” tuturnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut Menko PMK Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here