Presiden Jokowi Harus Pilih Tokoh Islam di Kabinetnya, Kenapa?

401

Subang, Muslim Obsession – Pengasuh Pondok Pesantren Daarus Syifa Compreng Subang, KH. Tasyrifien AS, mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo harus memilih ulama dan tokoh Islam untuk membantunya, baik di kabinet maupun di lingkaran istana.

Hal itu untuk lebih menegaskan keberpihakan Jokowi kepada umat Islam.

Selain itu, imbuhnya, kemenangan Paslon 01 Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin tak lepas dari peran ulama, tokoh aktivis Islam, dan umat Islam.

“Kita patut bersyukur bahwa Pak Jokowi memilih Kiai Ma’ruf Amin sebagai wakilnya. Nah, kondisi ini harus diperkuat dengan hadirnya ulama serta tokoh aktivis Islam di jajaran pembantunya,” kata Kiai Tasyrifien kepada Muslim Obsession, Kamis (13/6/2019).

Baca juga: 

Jokowi-Ma’ruf Menang Karena Umat Dengarkan Ulama

Usamah Hisyam: Sabar, Semoga Allah Berikan Pemimpin Terbaik

Ditanya soal siapa ulama atau tokoh aktivis Islam yang dapat dipilih, Kiai Tasyrifien menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi.

“Itu kan hak Presiden. Beliau pasti tahu karena kan juga dekat dengan beberapa tokoh tersebut,” ujar Ketua Pengurus Daerah Majelis Munajat Indonesia Berkah (MMIB) Kabupaten Subang tersebut.

Menurut Mustasyar PWNU Jawa Barat tersebut, peran ulama dan tokoh aktivis Islam terbukti mendongkrak suara Paslon 01 pada Pilpres lalu.

Peran itu antara lain terlihat pada Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama yang digelar MMIB pada 15-17 Maret 2019. Perhelatan yang dilaksanakan oleh Ormas Islam pimpinan H. Usamah Hisyam itu sukses menghadirkan lebih dari 600 alim ulama dari seluruh Indonesia.

“Munas itu menghasilkan Ijtihad Politik dan Fatwa yang kami jadikan rujukan untuk mengarahkan umat memilih Jokowi-Ma’ruf,” tegasnya.

Sebelumnya, Kiai Tasyrifien menyebutkan bahwa hubungan ulama dan umat harus terus dibina. Karena menurutnya, Indonesia hanya akan maju dan berkah jika ulama dan umat bersatu. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here