Presiden Jokowi Bicara Soal 6 Pengawal Habib Rizieq yang Wafat

193
Presiden RI Joko Widodo. (Foto: biro pers/kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession – Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara terkait wafatnya 6 pengawal Habib Rizieq Syihab (HRS) pekan lalu.

Lewat akun Instagramnya, Ahad (13/12/2020), Presiden Jokowi memulai postingannya dengan berkomentar soal penanganan pandemi Covid-19 serta dampaknya bagi kesehatan dan perekonomian, juga berbagai peristiwa terjadi di Tanah Air. Di antaran yang menonjol adalah peristiwa tewasnya empat warga di Sigi, Sulawesi Tengah dan enam anggota Front Pembela Islam (FPI).

“Saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Indonesia adalah negara hukum. Hukum harus dipatuhi dan ditegakkan untuk melindungi kepentingan masyarakat, melindungi kepentingan bangsa dan negara. Maka, sudah merupakan kewajiban aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum secara tegas dan adil. Dalam menjalankan tugasnya itu, aparat hukum dilindungi oleh hukum,” tulisnya.

Presiden menegaskan, masyarakat tidak diperbolehkan bertindak semena-mena dan melakukan perbuatan melanggar hukum yang merugikan masyarakat, apalagi jika perbuatannya itu sampai membahayakan bangsa dan negara. Aparat hukum juga tidak boleh gentar dan mundur sedikitpun dalam melakukan penegakan.

Namun dalam menjalankan tugasnya, jelasnya, aparat penegak hukum harus mengikuti aturan hukum, melindungi hak asasi manusia, dan menggunakan kewenangannya secara wajar dan terukur.

“Jika terdapat perbedaan pendapat tentang proses penegakan hukum, gunakan mekanisme hukum. Apabila memerlukan keterlibatan lembaga independen, maka Indonesia memiliki Komisi Nasional Hak Asasi Manusia di mana masyarakat dapat menyampaikan pengaduannya,” pungkasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here