Potensi Besar Industri Halal Tidak Bisa Lepas dari Keterlibatan Para Santri

103
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa potensi besar industri halal tidak bisa lepas dari keterlibatan kaum santri di dalamnya.

Salah satu langkah akselerasi sertifikasi halal yang dilakukan di Kementerian Agama adalah menyediakan sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha mikro dan kecil melalui skema safe declare.

Hal itu dikemukakan Menag pada Webinar/Diskusi Online GATRA Media Group melalui konferensi video dari Kediaman Resmi Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Menurutnya, implementasi dari safe declare akan banyak melibatkan ormas keagamaan Islam, perguruan tinggi dan lembaga keagamaan Islam yang disebut Pondok Pesantren. Oleh karena itu, diperlukan peran para santri dalam pengembangan ekonomi nasional.

BACA JUGA: Wapres Dorong Santri Jadi Penggerak Perekonomian Nasional

“Para santri dalam kesempatan ini bisa menjadi pendamping bagi pelaku usaha agar mampu bersaing di kancah nasional, hingga global bahkan dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat, keterlibatan kaum santri sangat besar terlebih lagi dalam menyongsong Indonesia emas 2045. Oleh karena itu saya berpesan agar seluruh santri untuk tetap semangat dalam meraih cita-cita dan berbakti untuk tanah air tercinta,” pintanya.

Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mendorong para santri untuk bisa menjadi penggerak roda perekonomian nasional. Pasalnya, para santri memiliki potensi untuk mewujudkannya, terlebih dengan jumlah yang sangat banyak di Tanah Air.

BACA JUGA: Makna “Santri Siaga Jiwa dan Raga” Menurut Kiai Ma’ruf

“Para santri harus siap berkontribusi, terus berusaha dan berkarya di berbagai bidang untuk menggerakkan kembali roda perekonomian nasional,” ujar Wapres saat memberikan pidato pembukaan pada Webinar tersebut.

Data Kementerian Agama menunjukkan, saat ini terdapat kurang lebih 4,76 juta santri di 34.652 pesantren yang tersebar di seluruh wilayah tanah air.

Dari jumlah tersebut, diketahui sekitar 44,2% di antaranya memiliki potensi ekonomi, mulai dari potensi pengembangan koperasi UMKM dan ekonomi syariah, agribisnis, peternakan, perkebunan maupun juga vokasional.

BACA JUGA: Turut Rebut Kemerdekaan, Menag Imbau Santri Harus Percaya Diri

Selain Menteri Agama, Hadir pula dalam webinar tersebut, Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenkop UKM Siti Azizah, Owner dan Digital Marketing Adeeva Group, dan Pimpinan Redaksi Gatra Magazine Mukhlison Widodo.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, dan Staf Khusus Wapres Bambang Widianto (Has/Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here