Polisi Kantongi Bukti Bahar Smith Lakukan Ujaran Kebencian Terhadap Jenderal Dudung

116

Jakarta, Muslim Obsession – Dari hasil laporan masyarakat di Polda Metro Jaya, polisi telah menemukan bukti otentik Bahar Smith dan Eggi Sudjana melakukan ujaran kebencian terhadap Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Dudung Abdurachman.

“Laporan ada, jadi pelapor bawa bukti otentik terkait penyampaian orang yang mereka laporkan di medsos dengan kalimat-kalimat yang menimbulkan permusuhan, ujaran kebencian, dan SARA,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/12/2021).

Zulpan mengatakan pihaknya menerima dua laporan dari masyarakat terkait Bahar Smith dan Eggi Sudjana. Laporan pertama diterima pada 7 Desember 2021.

“Kaitan dengan laporan polisi terhadap Saudara Eggi Sudjana dan Bahar Smith. Betul ada laporan polisi terhadap mereka pertama 7 Desember 2021, dilaporkan dua orang: Eggi dan Bahar,” jelas Zulpan.

Selanjutnya, Polda Metro Jaya juga menerima laporan kembali pada 17 Desember 2021. Adapun yang dilaporkan adalah Bahar Smith.

“Kemudian 17 Desember yang dilaporkan Bahar Smith, pelaporan terkait dengan hal ujaran kebencian dan bersifat bisa timbulkan permusuhan dan SARA,” ujar Zulpan.

Saat disinggung apakah Bahar Smith dan Eggi Sudjana ini dilaporkan karena pernyataan menghina KASAD Jenderal Dudung, Zulpan tidak menjawab secara rinci. “Masih didalami penyidik, yang jelas laporan ada,” tambahnya.

Zulpan mengatakan pihaknya masih mempelajari pelaporan terhadap Bahar Smith dan Eggi Sudjana ini. Zulpan belum menjelaskan kapan pelapor akan dimintai keterangan.

“Kan baru kemarin tanggal 17 (Desember), ini masih dipelajari, didalami dulu, nanti baru ditindaklanjuti. Yang jelas semua laporan akan ditindaklanjuti kepolisian,” imbuhnya.

Video Bahar bin Smith yang berceramah di atas panggung dalam sebuah acara viral di media sosial. Ceramahnya menyebut nama KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Bahar mempertanyakan langkah eks Pangdam Jaya itu ketika terjadi bencana erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur beberapa waktu lalu.

“Mana Jenderal baliho mana yang kemarin nurunin baliho Habib Rizieq? Yang kemarin ngomong bubarkan FPI, kok enggak keliatan di Semeru? Malah FPI yang ada di sana,” kata Bahar dalam video yang dilihat Senin (20/12/2021).

Masih dalam video yang sama, Bahar turut menyinggung pernyataan Jenderal Dudung terkait kelompok teroris Papua. Dia membandingkan sikap jenderal bintang empat itu dalam menangani konflik di wilayah Timur Indonesia.

“Giliran sama ormas Islam galak. Sama OPM yang jelas-jelas teroris dan separatis isaudara kita,” tuturnya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here